Manfaatkan Facebook untuk Toko Online Anda

Bekerja di kantor dari pukul 9 pagi hingga 5 sore, untuk sebagian orang bukanlah aktivitas yang menyenangkan. Tubuh kurang berolahraga karena harus duduk di meja seharian, setiap pagi dan sore kelelahan menghadapi jalanan, dan penampilan perlu selalu dijaga. Bila penghasilan yang diterima tiap bulannya pas dengan jerih payah, masih wajar bila Anda mempertahankannya. Namun, bila tidak mencukupi rasa capek Anda, yakin tidak mau coba pindah haluan?

Manusia makin banyak, sementara lapangan pekerjaan berkurang. Oleh sebab itu, jangan heran melihat lulusan pendidikan tinggi yang pasrah menerima pekerjaan apa saja. Yang penting tidak pengangguran dan masih layak. Dalam menghadapi masalah seperti ini, Anda harus menggali kreativitas. Berhenti andalkan orang lain untuk memberi Anda pekerjaan, dan ciptakanlah kesempatan kerja Anda sendiri.

Salah satu hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan berdagang. Tidak punya bakat dagang pun tidak masalah, yang penting Anda punya keinginan kuat untuk belajar. Terlebih, sekarang ini modal yang Anda butuhkan untuk membuat sebuah toko tidaklah terlalu besar. Dengan memanfaatkan internet, Anda bisa menjalankan bisnis yang lebih menguntungkan. Media sosial seperti Facebook misalnya, bukan hanya menjadi sarana hiburan saja bila Anda pandai membaca kesempatan.

Bagaimana Caranya?

Perhatikanlah laman beranda Facebook Anda. Di antara 10 post, ada berapa post yang berisi promosi barang atau jasa? Baik yang nyata dan fiktif, tentunya sudah banyak teman-teman Anda yang mulai memanfaatkan Facebook sebagai toko onlinenya.

Anda bisa membuat laman Facebook sendiri yang menjadi platform toko online Anda. Cara membuatnya pun mudah. Pertama, buatlah ‘muka’ toko Anda dengan menggunakan aplikasi Fanpage Creator Application. Anda tidak perlu punya ilmu programming untuk menjalankan aplikasi ini. Pada Fanpage Creator Application, Anda bisa mengatur anatomi (tema) laman Anda dan kontennya (isi laman seperti gambar dan link). Laman ini akan terhubung juga dengan akun Facebook pribadi Anda.

Kedua, aturlah toko Anda pada Fanpage Toolkit. Isi konten-konten yang penting seperti informasi pengiriman barang, kontak, serta syarat dan ketentuannya. Buat kategorisasi barang dan jasa yang Anda jual, lengkap dengan deskripsinya. Pada Fanpage Toolkit, Anda pun bisa melihat analisa statistik laman Anda. Pelajari statistik tersebut agar Anda bisa membuat iklan pada waktu-waktu yang sesuai.

Ketiga, promosikanlah laman Facebook toko Anda itu. Pada Fanpage Toolkit, sebenarnya sudah ada pilihan sarana untuk Anda mempromosikan lama toko Anda. Untuk promosi berbayar, laman toko Anda bisa muncul di beranda Facebook biasa. Selain itu, cobalah membuat kupon-kupon promosi yang juga bisa Anda buat di laman Facebook toko Anda ini, dan menyebarkannya lewat FANvite. Di luar itu, tentu saja Anda bisa mempromosikan laman Facebook toko Anda dengan menyertakannya di media sosial lain seperti Twitter atau Instagram.

Apa Saja Keuntungannya?

Bila bicara soal keuntungan, tentu saja membuka toko melalui Facebook memiliki banyak manfaat. Tahukah Anda bahwa terdapat lebih dari 1 miliar pengguna aktif di Facebook? Dan Indonesia adalah pengguna yang terbanyak? Artinya, terdapat jutaan orang yang potensial menjadi pelanggan Anda. Karena Facebook sendiri masih tetap berkembang, maka angka tersebut pun juga akan berkembang.

Selain itu, biaya yang Anda keluarkan untuk memasarkan produk Anda tidaklah sebesar bila Anda membuka toko secara fisik. Kurang lebih, Anda hanya butuh mengeluarkan uang sebesar 120 ribu rupiah tiap bulannya bila ingin membuat laman toko yang lebih profesional.

Banyaknya komunitas di Facebook membuat Anda bisa ‘berkeliling toko’ untuk belajar lebih banyak dari tempat lain. Anda tahu dengan tepat ke mana sasaran Anda, dan keberadaan komunitas-komunitas di Facebook membuat Anda lebih cepat dalam promosi. Pemanfaatan komunitas ini bisa Anda masukkan sebagai rencana pemasaran Anda.

Sekarang ini, seandainya Anda tidak punya modal untuk menjual suatu produk pun, Anda bisa mencoba terlebih dahulu menjadi seorang reseller. Jual kembali barang atas jasa orang lain, sampai akhirnya Anda memiliki modal yang cukup untuk memiliki produksi tersendiri. Yang penting, dari dalam hati, Anda sudah memantapkan diri dalam belajar berdagang. Utamanya, lewat jalur online.

Film yang Bisa Menginspirasi Untuk Memasarkan Toko Online Anda

Membangun sebuah toko online memang susah-susah gampang. Kisah gagal sukses sering diterima oleh para pelakunya. Tak jarang banyak yang kehilangan motivasi. Anda kah salah satunya? Jangan panik. Untuk mengembalikan motivasi tersebut, Anda dapat menonton film-film tentang toko online berikut. Pasalnya, film-film dapat memberikan banyak motivasi serta inspirasi untuk memasarkan toko online Anda.

Out of Print

Di sutradarai oleh Vivienne Roumani, film ini berfokus pada kisah bisnis buku cetak yang kalah pamor dengan media online. Meski film ini berdurasi cukup pendek, 55 menit, namun masalah kompleks mengenai dampak ekonomi, etika, hingga intelektual terkisahkan cukup detail.

Mungkin banyak dari kita yang sering mendengar masalah ini didiskusikan oleh banyak pimpinan bisnis, penulis, hingga ilmuwan. Semua hal yang pernah diungkapkan seakan terceritakan kembali dalam film ini. Out of Print sendiri lebih kepada bagaimana baik dan buruknya dampak langsung ebook dan kemajuan teknologi lainnya terhadap media cetak.

Terms and Conditions May Apply

Film ini cukup menarik dan wajib untuk kita tonton. Pasalnya, film yang disutradarai oleh Cullen Hoback memberikan dampak positif kepada kita para penonton untuk selalu menyimak dan memahami syarat dan ketentuan dalam sebuah website besar seperti Facebook dan Google. Pasalnya, ada banyak syarat-syarat yang “menjebak” para penggunanya.

Seperti yang kita tahu, syarat dan ketentuan alias Terms and Condition sering dijumpai ketika kita mendaftar salah satu website tersebut. Sayangnya, banyak orang yang tidak paham ada rahasia dibalik itu semua. Kita seakan “membuat perjanjian dengan iblis” bila kita ketahui dengan seksama. Pentingnya film ini pada toko online Anda adalah agar Anda selalu waspada tentang peraturan-peraturan yang sekilas sepele namun menyimpan banyak rahasia-rahasia besar.

 

Segeralah untuk menonton film tersebut untuk mengembalikan semangat Anda dalam membangun sebuah toko online. Jangan biarkan semangat yang kendur malah menghancurkan bisnis Anda dan kemudian malah berakibat fatal. Selalu semangat dan kejar mimpi Anda!

Kapan Sebaiknya Anda Posting Media Sosial

Everything has its own time. Begitu juga halnya apabila Anda memanfaatkan media sosial sebagai salah satu perangkat digital marketing. Anda harus memperhatikan aspek waktu agar konten yang Anda posting di media sosial dapat memberikan efek maksimal. Karena karakternya yang berbeda, setiap platform media sosial memiliki waktu optimal tersendiri untuk dapat memaksimalkan proses engagement dengan audiens. Jadi, sebelum melakukan promosi pada media sosial, sebaiknya Anda memperhatikan waktu terbaik untuk posting berikut ini. 

Facebook

Facebook merupakan media sosial dengan jumlah pengguna paling banyak di dunia. Meski begitu, bukan berarti Anda dapat bebas melakukan posting kapanpun Anda mau. Apabila Facebook menjadi salah satu media sosial yang Anda gunakan dalam digital marketing, lakukan posting pada pukul 9-7 malam. Pukul satu siang adalah waktu puncak para pengguna dalam melakukan share, sedangkan pukul tiga sore merupakan waktu puncak para pengguna dalam meng-klik suatu postingan. Sedangkan, jumlah pengguna Facebook mencapai puncaknya pada hari Kamis dan Jumat. Hindari akhir pekan karena jumlah pengguna Facebook akan menurun drastis.

Twitter

Berbanding terbalik dari Facebook, Anda justru disarankan untuk melakukan posting Twitter pada akhir pekan. Sebuah statistik membuktikan bahwa tweet saat akhir pekan memiliki tingkat engagement lebih besar 17% apabila dibandingkan dengan hari biasa. Waktu terbaik lain untuk melakukan posting pada Twitter adalah hari Senin-Kamis pada pukul 12 siang dan 5-6 sore. Hal tersebut berkaitan dengan waktu luang saat istirahat makan siang dan jam pulang kantor. Namun, setelah jam delapan malam, setiap harinya pengguna Twitter akan mulai berkurang, jadi pastikan Anda tidak melakukan promosi apapun pada Twitter pada jam tersebut. Saat hari Jumat, tingkat engagement pada Twitter juga tidak terlalu tinggi, terutama setelah pukul tiga sore. 

Instagram

Apabila menggunakan Instagram, Anda bisa sedikit bernapas lega karena ia memiliki tingkat engagement yang relatif stabil sepanjang pekan. Peak time terjadi pada hari Senin dan Rabu, dengan sedikit penurunan pada hari Minggu. Waktu yang tepat untuk melakukan posting pada Instagram adalah sekitar pukul 3-4 sore. Pengaturan waktu pada Instagram ini telah banyak dibuktikan oleh para perusahaan yang berada dalam daftar Fortune 500. Sebanyak 22,5% dari tiap 1000 followers berinteraksi dengan postingan mereka saat jam kerja. Jumlah tersebut justru meningkat menjadi 33,4% ketika di luar jam kerja.

LinkedIn

LinkedIn adalah media sosial terbesar di dunia yang ditujukan bagi para profesional. Karena sifatnya Business to Business (B2B), LinkedIn banyak diakses pada saat jam kerja, terutama pada hari Selasa-Kamis. Saat posting, usahakan untuk melakukannya pada pukul 7-8 pagi sebelum aktivitas kantor dimulai dan pukul 5-6 sore ketika jam kerja para profesional selesai, Hindari melakukan posting pada hari Senin dan Jumat pukul 10 malam hingga enam pagi karena hasilnya tidak akan maksimal. Jika Anda mengincar respon yang tinggi, lakukan posting pada hari Selasa sekitar pukul 10-11 pagi.

Pinterest

Mayoritas pengguna Pinterest adalah kaum wanita, dan umumnya mereka mengakses Pinterest ketika sedang bersantai atau sebelum tidur. Oleh sebab itu, jika ingin melakukan aktivitas “pin”, hari Sabtu pukul 8-11 malam adalah waktu yang sangat tepat. Sedangkan, aktivitas Pinterest secara keseluruhan mencapai titik tertinggi pada pukul sembilan malam. Khusus bagi Anda yang memiliki bisnis pada bidang fashion dan retail, peak time pada Pinterest jatuh pada hari Jumat pukul tiga sore. Hindari melakukan postingan Pinterest pada jam kerja karena Anda tidak akan mendapatkan engagement yang maksimal.

Tumblr

Media sosial satu ini memiliki karakter yang mirip dengan Pinterest. Apabila posting di Pinterest paling baik dilakukan pada hari Sabtu, Anda disarankan untuk melakukan posting Tumblr pada hari Jumat pukul tujuh malam. Peak time terjadi pada hari Minggu-Selasa pukul 7-10 malam. Sedangkan, waktu terburuk untuk melakukan posting Tumblr adalah sebelum pukul empat sore setiap harinya. Menariknya, pengguna Tumblr menghabiskan waktu sekitar empat belas menit pada setiap kunjungannya, 1,5 menit lebih lama apabila dibandingkan dengan Facebook. Proses engagement pun dapat dilakukan secara lebih lama.

 

Selain waktu, jangan lupa untuk turut mempertimbangkan audiens yang Anda sasar. Beberapa kelompok tertentu memiliki waktu aktif yang berbeda dari kelompok lainnya. Jadi, pastikan Anda selalu melakukan riset sebelum melakukan postingan pada platform media sosial apapun. Semakin akurat hasil riset, semakin tinggi tingkat engagement yang dihasilkan, semakin besar jumlah traffic dan leads yang masuk pada website Anda.

5 Hal yang Perlu Anda Tahu Soal Mobile Marketing

Perkembangan teknologi membuat manusia tidak bisa lepas dari gadget. Bahkan, 44% pemilik gadget diketahui tidur bersebelahan dengan gadgetnya agar tidak ketinggalan apa pun—pesan masuk, telepon, atau mungkin update dari suatu media sosial. Apakah Anda termasuk ke dalam 44% itu?

Keadaan tersebut mungkin terdengar sedikit mengerikan. Tentang bagaimana manusia sangat terikat dengan gadget, sampai-sampai tidak bisa lepas dari gadgetnya saat sedang terlelap. Namun, di sisi yang lain, keadaan seperti ini bisa menguntungkan bagi Anda yang memiliki bisnis. Pelajarilah sedikit-sedikit soal mobile marketing, dan para pengguna gadget itu pun akan jadi pelanggan potensial untuk bisnis Anda. Inilah beberapa hal yang perlu Anda ketahui soal mobile marketing.

Apa Itu Mobile Marketing?

Secara sederhana, mobile marketing bisa didefinisikan sebagai kemampuan komunikasi dan mendengarkan konsumen melalui gadget. Misalnya lewat pengiriman pesan, membuat situs dan email yang ramah secara mobile, dan mengembangkan aplikasi agar bisa lebih melibatkan target pemasaran Anda.

Mobile marketing menjadi penting karena dapat membuka kesempatan yang sangat kuat bagi para pemilik bisnis. Anda dapat mencapai target konsumen secara real time dan dengan cara yang lebih personal. Jarak tidak lagi jadi masalah, sebab interaksi dilakukan secara mobile.

Bukan Hanya Masalah Teknologi

Ketika Anda hendak menjalankan mobile marketing, mungkin Anda akan memikirkan soal alat apa yang bisa mendukung strategi Anda. Namun, sebenarnya mobile marketing tidak hanya masalah teknologi saja. Ini adalah tentang target pemasaran Anda.

Perhatikan konsumen setiap kali Anda sedang berinteraksi secara mobile. Tanyakan bagaimana dan di mana mereka mengakses konten yang Anda tawarkan. Untuk mengetahui persona mobile konsumen, Anda perlu mengetahui hal-hal tersebut, bukan hanya masalah gadget apa yang mereka gunakan, dan dengan layanan apa mereka mengaksesnya.

Informasi Tidak Terbatas Lewat Jari

Anda dan konsumen Anda saat ini berada dalam keadaan mampu mendapat informasi yang tidak terbatas. Semuanya hanya melalui jari Anda saja. Memang, sejak tahun 2014, pengguna internet secara mobile sudah jauh lebih banyak dibanding pengguna internet melalui desktop.

Menurut data, 80% orang bahkan tidak meninggalkan rumahnya tanpa membawa gadget. Untuk penggunaannya, 97% orang biasanya menggunakan gadget di rumah, 83% di jalan, dan 78% di dalam toko. Hal ini menunjukkan, mobile marketing dapat menjadi lebih efektif daripada yang dilakukan secara fisik.

Pengaruh Besar untuk Para Pemilik Bisnis

Pencarian secara mobile, 70% di antaranya berhubungan dengan suatu bisnis. Mulai dari 52% orang mencari informasi barang atau jasa, hingga 50% orang diketahui mencari suatu bisnis melalui map untuk mendapat penunjuk arah. Bila Anda memiliki bisnis yang aktif secara fisik, maka mobile marketing menjadi sangat penting.

Di antara semua orang yang melakukan pencarian terkait suatu bisnis melalui gadgetnya, 36% melakukan transaksi. Dan tingkat transaksi ini pun berhubungan erat dengan bagaimana strategi mobile marketing Anda.

Pentingnya Tampilan

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, tingginya transaksi secara mobile berhubungan dengan strategi mobile marketing Anda. Salah satu strategi yang bisa Anda perhatikan dan susun dari awal ketika hendak membangun mobile marketing adalah soal tampilan situs atau aplikasi Anda.

Sebab, 74% konsumen akan menunggu hanya 5 detik untuk suatu situs dapat terbuka. Bila lebih dari itu, konsumen tidak segan untuk langsung menutupnya. Selain itu, 46% konsumen berkemungkinan besar tidak akan mengunjungi suatu situs bisnis lagi bila kali terkhir kunjugannya tidak berjalan baik. Tiga hal yang perlu Anda perhatikan untuk situs dan aplikasi Anda adalah masalah akses, interaksi, dan kualitas tambahan seperti akses lokasi.

Situs berbasis mobile tidak sama dengan desktop. Ada resolusi dan berbagai konteks yang perlu Anda perhatikan. Ada banyak jenis gadget dengan ukuran layar dan resolusi yang berbeda-beda. Untuk bisa mendapat yang pas, maka kembali pada poin kedua: pelajari persona mobile konsumen Anda.

 

Mobile marketing dapat menjadi sangat menguntungkan bagi Anda yang memiliki bisnis kecil. Perkembangannya sangat cepat, sehingga Anda pun tidak boleh kalah cekatan. Cobalah pelajari lebih dalam lagi soal mobile marketing, dan bersiaplah dengan keadaan bisnis Anda setahun setelah strategi mobile marketing Anda mantap.

Dasar-Dasar Google Analytics yang Harus Anda Ketahui untuk Analisis Toko Online

Google Analytics adalah aplikasi analisis web paling populer di dunia. Menurut data yang dilansir oleh situs carazone dari SimilarTech, setidaknya ada satu juta website yang tercatat menggunakan aplikasi milik Google ini. Sayangnya, tidak semua pengguna tersebut memanfaatkannya secara maksimal. Jangan sampai Anda menjadi salah satunya. Karena dengan Google Analytics, Anda dapat mengukur dan menganalisis berbagai aspek penting website. Setidaknya, Anda harus mengetahui dasar-dasarnya di bawah ini.

Keywords untuk SEO

Mayoritas orang menggunakan Google Search Engine untuk mencari konten-konten yang mereka cari, yakni dengan mengetikkan keywords terkait. Dengan memasukkan keywords tepat pada artikel-artikel Anda, traffic website pun pasti akan mengalami peningkatan. Google Analytics memiliki fitur Sourcesa Keyword yang dapat memberi tahu keywords apa saja yang biasa diketikkan pengunjung sehingga dapat menemukan website Anda. Fokuslah pada beberapa keywords dengan jumlah traffic tertinggi, maka Anda akan dapat memaksimalkan website Anda.

Selain mencantumkan keywords pada artikel, Anda juga bisa menggunakannya sebagai judul tag alternatif pada gambar yang ada pada website. Gunakan pula keywords dengan penarik jumlah traffic tertinggi sebagai judul halaman dan meta description pada artikel. Selain itu, tentu saja Anda juga harus menciptakan konten-konten lain dengan keywords yang sama. Jumlah traffic dan kemungkinan untuk mendapatkan leads pun akan semakin meningkat.

Meningkatkan Konversi

Apa tujuan Anda dalam meningkatkan traffic pada website? Tentu agar jumlah leads semakin tinggi sehingga kemungkinan bagi mereka untuk melakukan pembelian pada toko online Anda pun ikut besar. Ibaratnya, leads merupakan tahapan yang lebih tinggi dari sekadar traffic, jadi perannya pun tidak kalah penting. Sayangnya, tidak semua traffic yang masuk berubah menjadi leads. Kabar baiknya, Google Analytics memiliki fitur yang memungkinkan Anda untuk mengetahui apakah traffic website Anda memiliki tingkat konversi yang tinggi.

Bounce Rate

Anda pasti pernah hanya mengunjungi salah satu halaman website yang didapatkan dari search engine atau sumber lain, lalu segera pergi atau menutup window-nya karena tidak menemukan konten yang Anda cari. Hal tersebut dinamakan dengan “bounce rate”. Biasanya, website dengan konten cukup banyak dan baik memiliki bounce rate di bawah 50%. Jadi, semakin tinggi tingkat bounce rate-nya, semakin rendah kemungkinan bagi Anda untuk mendapatkan leads.

Bouncer rate menjadi salah satu aspek yang dapat Anda ukur dan analisis melalui Google Analytics. Salah satu cara untuk menjaga agar bounce rate Anda tetap rendah adalah dengan memberi keywords yang sesuai pada setiap artikel. Misalnya, Anda memiliki website bisnis pada bidang fashion. Ketika pengunjung mengetikkan keyword “kemeja”, jangan sampai artikel yang muncul memiliki konten melenceng. Begitu pengunjung merasa bahwa website Anda tidak memberikan apa yang dicari, mereka pasti akan langsung pergi dan menutup halaman website.

Personalisasi Pesan

SEO bukan satu-satunya cara yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan leads pada toko online Anda. Melalui Google Analytics, Anda dapat mengidentifikasi preferensi segmen pengunjung website Anda. Beberapa kelompok pengunjung tentu memiliki ketertarikan berbeda terhadap berbagai jenis konten Anda. Dari situ, Anda dapat menciptakan pesan yang personal atau merekomendasikan produk yang mereka inginkan berdasarkan aktivitas mereka sebelumnya pada website. Pengalaman berkunjung pada website Anda pun akan semakin menyenangkan.

 

Menarik sekali, bukan, fitur-fitur yang disajikan oleh Google Analytics? Tidak ada bisnis yang sukses tanpa riset mendalam di baliknya. Google Analytics dapat menjadi perangkat yang tepat untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut. Dari hasil analisis, Anda akan mampu menyediakan konten-konten yang lebih baik dan tentunya benar-benar dibutuhkan oleh target market Anda. Kualitas yang baik tentu akan menjaring traffic dan leads dengan sendirinya.

Page 1 of 2
1 2