5 Tips Membuat Logo Toko Online

Tak kenal maka tak sayang. Anda tentu ingin agar orang-orang mengenali toko online Anda, bukan? Logo adalah salah satu cara ampuh yang dapat membuat mereka terus mengingat Anda. Logo lah yang menjadi kesan pertama dari toko online Anda sekaligus membentuk persepsi calon konsumen Anda. Ada banyak sekali brand yang eksis di dunia ini, dan sangat menakjubkan bagaimana kita bisa membedakan semua brand tersebut melalui logo. Begitu juga dengan toko online Anda. Ciptakan logo yang powerful sehingga dapat membekas dalam benak konsumen.

Pahami Brand Produk

Logo memang merupakan sebuah gambar. Tetapi, lebih dari itu, logo adalah sebuah perkenalan untuk suatu brand. Ia harus mampu menjangkau audiens spesifik. Sebelum menciptakan logo, tulis hal-hal yang Anda asosiasikan dengan brand toko online Anda. Anda bahkan dapat membuat sebuah mood board untuk memberi Anda inspirasi. Melalui logo, sampaikan pesan yang ingin Anda tanamkan pada benak konsumen Anda. Namun, pastikan lebih dulu bahwa Anda sendiri telah benar-benar memahami makna dari logo toko online yang Anda buat.

Unik dan Cerdas

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, logo dapat membedakan sebuah brand dari para kompetitornya. Penting bagi Anda untuk menggunakan gambar yang stand out. David Airey, desainer grafis dan pendiri situs Logo Design Love, berkata bahwa hal terpenting adalah menciptakan logo yang Anda yakini beda dari logo-logo lain yang telah ada. Mungkin logo yang Anda ciptakan tidak benar-benar original, tetapi Anda harus tetap menancapkan perkataan Airey tersebut sebagai tujuan pembuatan logo toko online Anda.

Bermain Warna

Kepribadian suatu brand dapat diasumsikan melalui logo mereka. Itulah mengapa warna memegang peranan penting dalam logo, mengingat bahwa tiap tone warna memiliki pesan dan kesan yang berbeda. Warna-warna cerah dan bold memang dapat menarik perhatian orang, tapi di sisi lain juga bisa membuat logo Anda terlalu “garang”. Sebaliknya, warna-warna monokrom mampu memberi nuansa minimalis, tetapi tidak jarang malah sering dilewatkan oleh orang-orang. Anda bisa melakukan riset mini mengenai pesan-pesan dan makna psikologi di balik setiap warna.

Fleksibel dan Mudah Dicerna

Sangan penting bagi Anda untuk menyeimbangkan unsur sederhana sekaligus quirky. Anda ingin logo toko online Anda terlihat menarik, tetapi jangan sampai orang-orang harus menatap lama logo tersebut dan menganalisisnya. Ciptakan logo yang dapat bertahan dari waktu ke waktu, tetapi Anda masih tetap harus terbuka dengan perubahan-perubahan kecil dalam perjalanannya. Adidas, misalnya, memiliki logo sederhana berupa tiga garis paralel. Anda mungkin pernah melihat beberapa jenis logo Adidas di berbagai toko. Meski berbeda, ia tetap mengandung komponen yang sama.

Manfaatkan Perangkat Online

Butuh inspirasi untuk menciptakan logo bagi toko online Anda? Ada banyak situs dan perangkat online yang bisa Anda kunjungi untuk kepentingan tersebut. Untuk mendesain logo, Anda bisa mengunjungi situs Logomaker dan Logoyes. Selain gratis, sistem interface-nya mudah untuk digunakan. Tetapi, jika Anda ingin men-download hasil desain logo Anda dalam kualitas tinggi, Anda harus bersedia untuk membayarnya. Ingin menggunakan font yang berbeda? Situs-situs seperti Font Squirrel dan HypeforType bisa Anda manfaatkan.

 

Everything takes time. Jangan langsung mengharapkan logo Anda dikenal oleh semua orang. Logo tidak bisa begitu saja menjadi iconic dalam waktu yang singkat. Hal tersebut kembali bergantung pada produk yang Anda jual. Jadi, jangan lupa untuk terus memasarkan toko online Anda agar brand yang Anda ciptakan melalui logo dapat makin populer.

5 Tips Foto Produk untuk Toko Online

Salah satu faktor paling penting yang harus diperhatikan dalam toko online adalah foto produk. Dengan pencahayaan yang bagus dan highlight pada fitur-fitur penting, foto produk dapat meningkatkan jumlah conversion rate pada toko online Anda. Mereka juga dapat memberi pemahaman tentang sebuah produk pada pengunjung. Dengan begitu, pengunjung tidak akan mengembalikan produk yang telah mereka beli dari toko online Anda. Berikut adalah enam tips foto produk yang bisa Anda terapkan.

Ukuran yang Besar

Sebuah riset yang dilakukan oleh Justin Rondeau, produser dari WhichTestWon’s The Live Event, menunjukkan bahwa semakin besar foto yang dicantumkan dalam toko online, semakin tinggi tingkat conversions yang akan terjadi. Dan apabila dipikirkan kembali, hal tersebut benar-benar masuk akal. Foto berukuran kecil hanya akan membuat pengunjung toko online merasa kesulitan untuk menilai produk yang Anda jual. Tapi, jangan lupa untuk memperhatikan letak penulisan deskripsi produk dan button khusus untuk melakukan pembelian.

Berbagai Alternatif Foto

Kecuali Anda menjual buku atau DVD, Anda harus mencantumkan foto-foto produk Anda dari berbagai angle. Sepatu, misalnya, tunjukkan kondisi bagian samping, depan, belakang, bahkan hingga solnya sekaligus. Jangan membuat pengunjung toko online Anda urung membeli sepatu tersebut karena tidak adanya foto yang jelas. Apabila produk Anda memiliki lebih dari satu warna, tunjukkan juga foto seluruh produk dengan warna-warna yang tersedia.

Peragakan Produk yang Dijual

Tidak semua orang pantas memakai satu produk yang sama. Biasanya, hal tersebut berlaku pada produk pakaian. Jika Anda menjual pakaian pada toko online Anda, minta seorang model untuk mengenakannya dan potretlah ia dari berbagai angles. Lalu, pada deskripsi produk, tulis profil fisik model tersebut. Dengan begitu, pengunjung dapat menilai sendiri kecocokan produk yang dikenakan dengan tubuhnya sendiri. Jadi, kemungkinan bagi mereka untuk melakukan komplain terhadap toko online Anda pun akan cenderung kecil.

Dapat Di-Zoom

“Zoom” mungkin menjadi salah satu fitur yang wajib ada dalam setiap foto produk toko online. Sayangnya, masih ada beberapa situs yang tidak melakukan hal sau ini. Untuk beberapa produk, terutama pakaian dan sepatu, Anda tidak dapat mengharapkan konsumen untuk mengambil keputusan pembelian hanya berdasarkan satu foto sederhana. Mereka harus dapat melihat detail dari produk yang Anda tawarkan. Jangan sampai mereka jadi urung membeli karena Anda tidak menyediakan fitur “zoom” pada toko online Anda.

Tunjukkan Bagian Dalam

Foto yang detail tidak hanya berupa “zoom”, tetapi juga memungkinkan pengunjung toko online untuk melihat kondisi bagiand alam suatu produk. Memang, tidak semua produk memiliki bagian dalam. Tapi, bagi produk-produk seperti tas, Anda wajib memberikan foto tambahan daripada hanya mendeskripsikannya dalam bentuk tulisan. Dengan begitu, pengunjung akan mampu melihat kapasitas penyimpanan tas tersebut dan tidak merasa tertipu ketika mendapatkan barang tersebut.

 

Foto berkualitas tinggi memang mampu meningkatkan keinginan pengunjung untuk membeli produk yang Anda tawarkan. Tetapi, hal tersebut tidak jarang membuat situs toko online Anda pun lama dalam melakukan loading. Untuk menghindari kejadian tersebut, Anda bisa mengompres foto-foto produk sebelum meng-upload-nya pada toko online Anda.

5 Masalah Umum yang Kerap Dihadapi Online Retailer

Tidak bisa dipungkiri bahwa hadirnya bisnis online membawa keuntungan bagi banyak orang. Tingkat pengangguran berkurang dan konsumen pun dapat berbelanja secara mudah nan praktis dari rumah mereka. Sayangnya, di sisi lain, bisnis online juga memiliki masalah-masalah yang kerap dihadapi oleh para online retailer. Oleh sebab itu, apabila Anda hendak membangun bisnis online, berikut adalah hal-hal yang harus Anda waspadai.

Maraknya Penipuan

Masalah satu inilah yang kerap membuat banyak orang ragu untuk melakukan bisnis online. Semakin banyaknya toko online, semakin marak mula penipuan yang dilakukan oleh penjual. Biasanya, setelah konsumen mentransfer sejumlah uang sesuai dengan pembelian produk, penjual toko online akan menghilang dan tidak dapat dihubungi. Atau barang yang dikirim ternyata hanya berupa gumpalan kertas. Akibatnya, konsumen pun merasa kapok untuk kembali melakukan pembelajaan online. Tingkat kepercayaan mereka pun menurun sehingga Anda harus berusaha lebih untuk mengembalikan kepercayaan tersebut.

Persaingan Ketat

Bukan bisnis namanya apabila Anda tidak memiliki kompetitor. Di satu sisi, hal tersebut dapat melecutkan semangat Anda untuk memberikan produk-produk berkualitas terbaik. Namun, di sisi lain, adanya kompetitor dapat mempersempit target pasar Anda, terlebih jika produk yang Anda jual memiliki kesamaan dengan toko online lainnya. Anda tentu harus memutar otak lebih keras untuk menentukan strategi penjualan yang berbeda dengan kompetitor-kompetitor Anda. Mungkin Anda bisa memberikan diskon, mengadakan giveaway, atau memperbaiki kualitas produk.

Terbatasnya Akses Internet

Apalah artinya toko online apabila tidak ada akses internet yang memadai. Internet menjadi salah satu hal utama yang harus Anda pertimbangkan dalam membangun bisnis online. Tanpanya, bisnis online Anda tidak akan dapat berjalan. Misalnya, kuota internet yang mendadak habis atau sinyal jelek di tempat tinggal Anda. Anda bisa mengantisipasi hal tersebut dengan membeli perangkat wi-fi portabel yang bisa dibawa ke mana pun. Jangan lupa untuk memasukkan akses internet dalam anggaran biaya Anda.

Produsen Produk

Umumnya, masalah pada produsen produk dialami pada masa-masa awal membangun bisnis online. Tidak mudah memang menemukan produsen atau pemasok untuk produk-produk yang akan dijual pada toko online Anda. Aktivitas penjualan pun menjadi terhambat karena ketiadaaan barang. Untuk mengantisipasi kejadian seperti itu, Anda bisa bekerja sama dengan banyak produsen dari berbagai sumber. Selain produk yang beragam, Anda jadi tidak perlu merasa kebingungan apabila salah satu produsen berhenti memasok barang.

Kebijakan Pemerintah

Melihat maraknya bisnis online yan dilakukan oleh penduduk Indonesia, sudah seharusnya pemerintah mengambil tindakan untuk menentukan kebijakan dan peraturan yang jelas mengenai hal tersebut. Dengan begitu, baik pihak penjual dan konsumen akan merasa lebih tenang dalam melakukan aktivitas jual-beli secara online. Ada hukum yang jelas apabila kasus-kasus yang tidak diinginkan terjadi, sehingga pelaku pun dapat mendapat ganjaran sesuai dengan hukum yang berlaku. Sayangnya, hingga kini belum ada tanda-tanda bahwa pemerintah akan mengambil langkah yang berarti terkait dengan bisnis online.

 

Itulah lima masalah umum yang kerap dihadapi oleh para online retailer. Semoga setelah membaca tulisan di atas, bisnis online Anda bisa terhindar dari masalah-masalah tersebut. Jangan lupa juga untuk terus meng-update diri Anda dengan info-info terbaru mengenai bisnis online. Dengan begitu, Anda dapat selalu catch up dengan isu-isu yang sedang merak diperbincangkan.

Istilah-Istilah yang Wajib Diketahui Para Online Retail

Beberapa tahun belakangan ini, popularitas toko online menanjak dengan cepat. Kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan membuat banyak orang tidak segan untuk membeli barang secara online. Sebenarnya, sistemnya pun tidak jauh berbeda dengan aktivitas belanja konvensional. Anda cukup mendatangi situs toko online, memilih produk, lalu membayar dengan cara transfer.

 

Bedanya, sistem belanja online memiliki istilah-istilah yang jarang Anda temukan pada aktivitas belanja konvensional. Pelaku belanja online, baik penjual dan pembeli pun tidak jarang mengalami kebingungan. Untuk menghindari hal tersebut, sebagai pengusaha online retail, Anda wajib mengetahui istilah-istilah yang sering digunakan di kalangan toko online berikut ini.

 

OS

OS merupakan singkatan dari online shop (toko online). OS merupakan toko-toko yang berjualan secara online, baik melalui platform media sosial seperti Facebook dan Instagram maupun situs web.

 

Seller

Anda adalah seller dari toko online yang Anda miliki. Ya, seller merupakan istilah lain dari penjual atau pemilik suatu toko online.

 

Customer

Beberapa orang menyebut customer sebagai buyer. Tenang saja, keduanya memiliki arti yang sama, yakni pembeli atau konsumen dari toko online Anda. Ada pula sebagian toko online yang menyingkat kata ini sebagai “cust.”.

 

TF

Dua huruf ini merupakan singkatan dari kata transfer. Mayoritas toko online menggunakan transfer sebagai sistem pembayaran mereka. Biasanya, bank yang disediakan untuk tujuan transfer pun bermacam-macam agar konsumen tidak merasa kesulitan membayar.

 

COD

Selain transfer, ada pula toko online yang menawarkan sistem pembayaran COD atau Cash on Delivery. Barang dan uang tidak akan diberikan apabila pihak seller dan customer tidak bertemu secara langsung. Jadi, meskipun pemilihan produk dilakukan melalui online, proses serah terima dan pembayaran tetap dilakukan secara konvensional.

 

Hit and Run

Istilah satu ini digunakan apabila ada customer yang telah memesan produk dan berjanji untuk membayar pada waktu yang ditentukan, tetapi ia justru “kabur” ketika waktu pembayaran tiba. Bahkan ada pula customer yang memblokir kontak seller agar tidak terus ditagih untuk membayar.

 

Refund

Anda membeli sebuah barang secara online dan sudah membayarnya. Namun, saat barang tersebut datang, Anda merasa tidak puas dan memutuskan untuk mengembalikan barang tersebut pada seller. Pihak seller pun mengembalikan uang yang telah Anda bayarkan. Hal tersebut lah yang disebut dengan refund.

 

Ready Stock

Apabila produk yang Anda jual melalui toko online tersedia di gudang atau tempat penyimpanan, produk tersebut berarti ready stock.

 

Out of Stock

Sebaliknya, istilah out of stock digunakan apabila persediaan produk yang Anda jual di toko online sedang habis atau kosong.

 

Restock

Saat suatu produk mengalami out of stock, Anda pasti akan kembali menyediakan produk-produk tersebut untuk dapat dijual di toko online. Hal itulah yang disebut dengan restock.

 

PO

PO merupakan singkatan dari pre-order. Sistem satu ini banyak dipakai oleh toko online yang menjual produk-produk impor atau custom. Biasanya, barang baru diproduksi atau dipesankan setelah jadwal PO berakhir. Itulah mengapa prosesnya cenderung lebih lama daripada toko online dengan barang ready stock.

 

Inbound Marketing

Strategi digital marketing untuk membuat konsumen potensial tertarik mencari Anda. Inbound marketing dilakukan dengan cara menyediakan konten-konten yang terkait dengan jenis usaha Anda. Konten-konten tersebut harus mampu menarik perhatian dan mendorong mereka untuk menjadi konsumen. Itulah mengapa konten menjadi hal yang sangat krusial dalam inbound marketing. Jadi, dalam situs toko online, Anda juga bisa menciptakan blog khusus untuk menyediakan konten.

 

SEO

Biasa juga dikenal dengan Search Engine Optimization. SEO merupakan salah satu strategi yang dilakukan dalam inbound marketing. Tujuannya adalah untuk meningkatkan traffic kunjungan melalui mesin pencari menuju situs Anda. Biasanya, pelaku SEO mencantumkan sebanyak mungkin keyword tertentu pada konten yang ditulisnya. Semakin banyak jumlah keyword, semakin besar kemungkinan bagi konten tersebut untuk muncul pada peringkat atas di mesin pencari online.

 

Keywords

Pernah mencari suatu topik pada mesin pencari online dengan mengetikkan kata-kata tertentu? Hal tersebutlah yang dimaksud dengan keyword. Dalam dunia inbound marketing, keywords bisa disebut sebagai sekelompok kata yang merepresentasikan suatu brand, baik produk maupun layanannya. Keywords dapat membantu calon konsumen dalam mencari tahu penjelasan pada halaman situs web Anda.

 

Web Hosting

Beberapa orang menyebut web hosting hanya dengan hosting. Ia adalah penyewaan tempat untuk menampung data-data yang diperlukan oleh sebuah situs web sehingga dapat diakses melalui internet. Jenis datanya pun macam-macam, bisa berupa file, gambar, database, e-mail, dan aplikasi.

 

Leads

Sebagai sebuah situs online retail, mendapatkan pengunjung belum cukup bagi Anda. Anda harus membuat membeli produk barang atau jasa yang Anda tawarkan. Sebelumnya, buat mereka menjadi leads. Dapatkan informasi kontak mereka agar Anda dapat melakukan promosi yang lain. Untuk itu, Anda bisa membuat mereka mengisi online form dengan menyajikan konten yang hanya bisa diakses apabila mereka melakukan subscribe.

 

Kini, tidak ada alasan lagi bagi Anda untuk merasa bingung dengan istilah-istilah yang biasa digunakan di kalangan toko online. Mengetahui istilah-istilah di atas akan mempermudah Anda dalam berinteraksi dengan customers Anda. Semakin banyak orang yang menjadi customers, semakin dikenal pula toko online Anda.

3 Kisah Sukses Toko Online di Indonesia

Di tengah maraknya bisnis online yang sedang digeluti oleh banyak orang, ada beberapa brand toko online yang telah menuai buah kesuksesan mereka. Kisah-kisahnya dapat Anda simak sebagai bahan inspirasi untuk toko online Anda sendiri, baik dari segi inovasi maupun strategi. Bukan tidak mungkin brand toko online Anda akan menyusul kesuksesan mereka. Berikut adalah beberapa kisah sukses toko online di Indonesia yang bisa Anda simak.

Cotton Ink

Sudah tidak terhitung berapa banyak toko online yang mengangkat tema fashion sebagai produk jualan mereka. Dari sekian banyak brand yang bermunculan, nama Cotton Ink pasti sudah tidak terdengar asing bagi telinga para konsumen. Lahir pada bulan November 2008, Cotton Ink merupakan bisnis online hasil kerjasama Carline Darjanto dan Ria Sarwono. Kedua wanita tersebut sama-sama pernah menempuh pendidikan pada bidang fashion.

Nama Cotton Ink mulai dikenal ketika Barack Obama sedang sangat naik daun pada tahun 2008. Kaus sablon bergambar wajah Obama yang mereka jual benar-benar laku di pasaran. Tidak mau membiarkan momen tersebut berlalu begitu saja, Carline dan Ria pun memproduksi syal berbahan tubular dengan bentuk lingkaran tanpa jahitan. Keunikan syal tersebut membuat popularitas Cotton Ink makin meningkat. Mereka pun akhirnya memutuskan untuk memproduksi produk pakaian wanita—yang hingga kini menjadi produk utama Cotton Ink dengan 80% kontribusi pendapatan.

UP

Kedua brand ini didirikan oleh sosok yang sama, yakni Diana Rikasari. Anda mungkin pernah mendengar namanya sebagai seorang fashion blogger. Karirnya dalam dunia online memang dimulai dari langkah tersebut. Setelah berkecimpung pada dunia fashion blogging sejak tahun 2007, Diana jadi merasa bahwa passion-nya adalah fashion. Ditambah dengan ilmu bisnis yang ia dapat selama kuliah, ia pun memutuskan untuk mendirikan bisnis sepatu berhak tinggi bernama UP.

Hal yang membedakan UP dengan produk sepatu pada toko online lain adalah struktur halaman web mereka. Diana sengaja membentuk situs UP sedemikian rupa agar orang-orang tertarik untuk belanja. Tidak hanya berjualan, pengunjung situs juga bisa men-download wallpaper dan lagu-lagu yang masih berhubungan dengan UP, hingga memainkan game. Diana juga menyediakan customer service tambahan agar pengunjung dapat berkonsultasi tentang reparasi sepatu, ukuran produk, dan sebagainya.

Female Daily

Awalnya, Female Daily merupakan blog pribadi tentang fashion dan kecantikan yang dikelola ole Hanifa Ambadar sejak tahun 2005. Kurang-lebih setahun kemudian, ia menemukan blog Fifi Assegaf yang ketika itu bekerja di sebuah perusahaan kosmetik terkenal. Setelah saling mengenal, Hanifa dan Fifi memutuskan untuk bersama-sama mengembangkan blog Female Daily. Tetapi, mereka hanya melakukan hal tersebut di sela-sela kesibukan mereka sebagai pegawai perusahaan lain.

Seiring dengan berjalannya waktu, Female Daily mulai mendapat banyak penghasilan dari iklan dan beberapa kerjasama dari klien. Akhirnya, pada tahun 2009, Hanifa dan Fifi mengembangkan konsep Female Daily dengan menambah tema-teman lain seperti parenting, keluarga, dan shopping. Produk-produk kecantikan yang mereka tawarkan pun sangat beragam, ditambah dengan konten blog yang ringan dan mudah dimengerti pembaca. Female Daily menjadi salah satu bukti bahwa menggeluti passion secara serius dapat mengantarkan Anda pada hal-hal positif yang tidak akan Anda duga.

 

Jadi, pelajaran apa saja yang Anda ambil dari ketiga kisah sukses toko online di atas? Semoga Anda mendapat banyak ide dan inspirasi untuk mengembangkan toko online Anda. Ingatlah untuk selalu menyertakan passion dalam langkah bisnis Anda. Dengan begitu, tidak akan ada kata menyerah dalam kamus kehidupan Anda.

Page 3 of 4
1 2 3 4