Hal Online Mendasar yang Dibutuhkan Bisnis Anda untuk Bertahan

Ketika Anda memutuskan untuk terjun ke dalam bisnis online, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama Anda tidak boleh membuat bisnis online ini sampingan, Anda harus total menekuni bisnis online walaupun Anda sudah cukup sukses di bisnis offline. Selanjutnya, hal utama yang harus Anda cari adalah reputasi dan kepercayaan calon pelanggan Anda, bukan keuntungan ataupun penjualan.

Nah, untuk mendapatkan hal-hal tersebut, Anda harus memperhatikan beberapa hal mendasar yang dibutuhkan bisnis Anda untuk bertahan di dalam dunia online ini. Apa saja hal tersebut?

Sebuah Website

Website akan menjadi tulang punggung bisnis Anda karena di sana lah segala informasi tentang perusahaan, berbagai produk, sekaligus proses penjualan berada. Walaupun Anda berjualan melalui Instagram, LINE, ataupun BBM, Anda tetap harus mempunyai website agar semua penjualan bisa serba otomatis. Website juga bisa menambah reputasi dan kepercayaan bisnis Anda di mata pelanggan.

Media Sosial

Untuk membuat website, Anda mungkin akan mengeluarkan uang yang tidak sedikit demi mengembangkannya. Tetapi tidak begitu halnya denganmedia sosial, Anda tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun karena penggunaan media sosial ini gratis. Mulai dari Twitter, Facebook, Instagram, sampai Path, Anda hanya harus mendaftar menggunakan e-mail. Ketika bisnis Anda sudah mulai besar, Anda bisa merekrut admin atau mengeluarkan uang untuk iklan berbayar.

Tergabung di Dalam Komunitas

Bisnis Anda tidak akan berjalan dengan jerih payah Anda sendiri. Anda pasti akan membutuhkan bantuan keluarga, teman-teman, dan juga komunitas setempat. Misalnya, Anda mempunyai bisnis online pembersih sepatu, itu berarti Anda harus kenal dengan komunitas pecinta sepatu. Tergabung dalam komunitas akan menambah banyak kenalan baru sekaligus meembantu Anda membelajari target audiens yang dituju. Selain komounitas sejenis, Anda juga bisa tergabung di dalam komunitas bisnis yang ada di sekitar Anda. Ini akan membantu Anda untuk mengembangkan bisnis Anda. Bahkan ada kemungkinan Anda akan mendapatkan calon investor atau bisnis partner di sana.

Jangan Lupa Update

Di dalam dunia online, yang perlu Anda lakukan hanyalah update dan update. Berbeda halnya jika Anda mempunyai toko, yang bisa Anda biarkan begitu saja dalam waktu yang lama karena pelanggan akan melihat dan mampir ke dalam toko Anda. Tetapi berbeda dengan bisnis online, Anda tidak akan mendapatkan pelanggan jika Anda tidak update. Baik di website, Instagram, Facebook, atau apapun media yang Anda pakai, Anda harus tetap update.

 

Ada yang bilang bahwa mempunyai bisnis online ini enak karena bisa leha-leha duduk santai menanti pembeli, padahal owner harus putar otak bagaimana startegi marketing untuk update di website ataupun di media sosial. Itulah beberapa tips dan trik yang bisa Anda terapkan ketika sudah memutuskan untuk terjun ke dalam bisnis online. Konsistensi dan niat yang teguh harus tetap terjaga.

Pentingnya Website Credibility untuk Bisnis Anda

Kredibilitas merupakan salah satu aspek paling penting dalam website. Aspek inilah yang membuat orang merasa mereka bisa mempercayai Anda, baik sebagai perusahaan maupun secara personal. Terlebih, kepercayaan adalah fondasi dari hubungan yang baik, dan hal itulah yang seharusnya Anda terapkan pada website Anda.

BJ Fogg, seorang ahli dalam bidang online credibility, mendefinisikan website credibility sebagai kepercayaan. Orang-orang yang kredibel adalah mereka yang dapat dipercaya, maka informasi yang kredibel pun merupakan informasi yang dapat dipercaya. Berdasarkan data yang dihimpun dari Userlike.com, Fogg juga menekankan dua poin penting terkait tentang kredibilitas, yakni:

  • Kredibilitas adalah kualitas yang dirasakan. Ia tidak terlihat secara nyata pada suatu obyek, orang, atau potongan informasi.
  • Kredibilitas memiliki banyak lapisan. Persepsi seseorang terhadap kredibilitas tergantung dari evaluasi mereka terhadap beberapa elemen secara bersamaan. Dua komponen penting yang harus dijaga adalah kepercayaan dan keahlian.

Intinya, kredibilitas menuntut Anda untuk membuat website yang dapat dipercaya dan memiliki pengetahuan cukup untuk dapat disebarkan. Dengan kata lain, website credibility memegang peranan penting untuk bisnis Anda.

4 Tipe Website Credibility

Menurut situs Conversionxl.com, Fogg mengatakan bahwa ada empat tipe kredibilitas yang bisa diterapkan dalam pembuatan website, yaitu:

  1. Presumed Credibility – asumsi umum (contoh: Anda mendengar sebuah brand yang lebih kredibel dari brand-brand lain dalam bidang tertentu)
  2. Reputed Credibility – referensi dari pihak ketiga (contoh: teman Anda mengatakan bahwa brand A memiliki produk yang bagus)
  3. Surface Credibility – ditemukan melalui pengamatan sederhana (contoh: website produk B terlihat membingungkan)
  4. Earned Credibility – pengalaman pribadi (contoh: berhadapan dengan customer service yang pelayanannya ramah)

Pentingnya Website Credibility untuk Bisnis Anda

Dari penjelasan singkat di atas, Anda mungkin sudah mulai menyadari betapa pentingnya website credibility untuk bisnis Anda. Kredibilitas menciptakan adanya rasa percaya pada diri pelanggan terhadap website Anda, membuat mereka semakin mudah untuk melakukan hal-hal yang Anda inginkan.

Titik Kontak Pertama yang Dikunjungi Pelanggan

Website sering kali menjadi titik kontak pertama yang dikunjungi oleh pelanggan Anda. Karenanya, website Anda pun bertanggung jawab untuk menciptakan kesan pertama yang tepat. Melalui website lah orang-orang akan menentukan apakah mereka akan melakukan pembelian, terlebih jika mereka baru pertama kali mengunjungi website Anda. Jika website Anda tidak tampak terpercaya, calon pelanggan pasti akan merasa enggan untuk melakukan sign up atau subscribe, apalagi membeli produk Anda.

Ibarat bertemu dengan orang baru, Anda tentu akan memberi penilaian pertama berdasarkan penampilannya, bukan? Begitu juga dengan calon pelanggan terhadap website Anda. Oleh sebab itu, pastikan orang lain memiliki impresi yang positif terhadap website Anda, dan kredibilitas adalah elemen penting yang harus terkandung di dalamnya.

Memberi Kepercayaan kepada Pelanggan

Seperti yang dikatakan Fogg, website credibility berkaitan erat dengan kepercayaan. Semakin tinggi tingkat kredibilitas yang dimiliki website, semakin besar pula kepercayaan yang akan diberikan oleh calon pelanggan Anda. Kepercayaan inilah yang akan membuat mereka mau melakukan sign up, men-download hal yang Anda tawarkan, hingga melakukan pembelian.

Lebih dari itu, kredibilitas dapat menjadi “senjata” untuk mengubah perilaku pengunjung website, misalnya menanamkan pikiran positif tentang image bisnis Anda, memberikan pengalaman pengguna yang menyenangkan, hingga membuat mereka terus kembali mengunjungi website Anda. Lagi pula, riset dari Consumer Reports Web Watch menunjukkan empat dari lima pengguna mengatakan bahwa kepercayaan terhadap informasi yang diberikan merupakan hal penting bagi mereka.

Keuntungan Tersendiri dalam Melawan Kompetitor

Tidak ada bisnis yang tidak memiliki kompetitor. Itulah mengapa Anda dituntut untuk memikirkan berbagai strategi demi mengungguli kompetitor Anda. Dengan fokus pada website credibility, Anda bisa melakukan hal tersebut. Salah satu contohnya adalah dengan mencantumkan harga produk pada website. Banyak perusahaan, terutama yang menjalankan bisnis B2B, tidak mencantumkan harga produk pada website sehingga membuat orang harus menghubungi mereka. Dengan melakukan hal tersebut, Anda bisa lebih unggul dari para kompetitor Anda.

Meningkatkan Penjualan Produk

Pada akhirnya, seluruh strategi digital marketing yang Anda lakukan berujung pada satu tujuan, yakni meningkatkan keuntungan. Hal itu hanya bisa dicapai jika website Anda benar-benar kredibel. Ibaratnya begini, ketika sedang berjalan-jalan di taman, mendadak ada orang yang mendatangi Anda dan menawarkan iPhone 7 dengan harga Rp 3 juta saja. Ia bahkan membawa produk yang dimaksud dan terlepas dari palsu atau tidaknya, kualitas iPhone 7 tersebut terlihat bagus.

Tetapi, kemungkinan besar Anda tidak akan membelinya meskipun harganya murah dan produknya bagus. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya kepercayaan. Mengapa harganya begitu murah padahal Apple terkenal dengan produk-produknya yang berharga premium? Apakah produk tersebut hasil curian? Bagaimana jika bahannya mudah patah? Berbagai keraguan tersebut dan tidak adanya kepercayaan pada penjual pun membuat Anda menolak tawarannya.

Begitu juga halnya dengan website Anda. Tujuan Anda adalah menawarkan produk Anda melalui cara yang membuat orang-orang merasa bahwa iPhone 7 memang pantas dibeli dengan harga Rp 3 juta. Dengan website credibility, orang-orang tidak akan meragukan website Anda sehingga mereka tertarik melakukan pembelian.

Semakin Banyak Konten yang Di-share

Website credibility mencakup banyak hal, termasuk di antaranya adalah konten. Konten yang kredibel akan memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk di-share banyak orang. Orang-orang tidak akan men-share konten yang tidak kredibel. Mereka tahu bahwa hal-hal yang mereka share merepresentasikan diri mereka dan bisa berdampak pada kredibilitas diri mereka sendiri. Jika tidak merasa percaya diri terhadap hasil tulisan Anda, tidak ada salahnya merekrut penulis yang lebih berpengalaman agar konten Anda pun kredibel dan di-share semakin banyak orang.

Elemen Penting untuk Meningkatkan Website Credibility

Jadi, apakah website Anda sudah memiliki kredibilitas yang diperlukan? Jangan khawatir, website credibility dapat ditingkatkan dengan memberi perhatian lebih pada beberapa elemen penting berikut ini.

Desain Website

People do judge a book by its cover. Hal tersebut berlaku pula dalam dunia bisnis. Orang-orang menilai suatu bisnis berdasarkan penampilan website-nya. Semakin baik desain yang ditampilkan, semakin kredibel bisnis Anda terlihat di mata pelanggan. Melalui situs Userlike.com, Dr. Brent Coker menemukan pada tahun 2011 bahwa ternyata tingkat kepercayaan orang menurun sebanyak 30% terhadap bisnis online. Menariknya, ada satu pengecualian pada hal tersebut, yakni website yang menarik. Website yang atraktif menciptakan rasa percaya dan nilai profesionalitas dalam diri pelanggan online.

Riset tersebut melibatkan lebih dari 2500 pelanggan online. Mayoritas dari mereka mengomentari desain dan tampilan website, menunjukkan betapa pentingnya aspek tersebut untuk membangun website credibility. Sebanyak lebih dari 46% responden bahkan turut mengomentari desain website secara spesifik.

Copywriting Serelevan Mungkin

Website credibility juga ditentukan dari relevansi informasi yang diberikan oleh website. Masih dari situs Userlike.com, sebuah studi yang dilakukan oleh Fogg menunjukkan bahwa 25% responden mengandalkan konten dan informasi sebagai salah satu aspek penentu website credibility. Berdasarkan studi tersebut, elemen yang membuat copywriting relevan adalah fokus, kejelasan, kegunaan, kedalaman dan jumlah tulisan, serta ada atau tidaknya bias.

Terkait dengan kedalaman suatu konten, Fogg mengatakan bahwa sebenarnya mayoritas pengguna tidak akan membaca informasi yang terlalu panjang atau bersifat in-depth. Meski begitu, hanya dengan menyediakan konten tersebut dapat membuat pengunjung menilai website Anda sebagai website yang kredibel.

Detail Kontak yang Jelas

Ada sebuah studi yang menunjukkan bahwa alamat fisik, nomor telepon, dan e-mail merupakan tiga penentu utama dari website credibility, diikutin dengan foto dari anggota perusahaan. Detail kontak yang jelas memberi pesan pada pengguna bahwa ada bisnis nyata di balik website dan website Anda memang dijalankan olah manusia. Jika ingin meningkatkan kredibilitas, Anda bisa menambahkan button “Contact” pada website bisnis Anda. 

Review dan Testimoni

Seorang pengunjung website tertarik membeli produk Anda, tetapi mereka ragu apakah produk tersebut benar-benar tidak akan mengecewakannya. Di sinilah mencantumkan testimoni pada website akan berperan. Testimoni merupakan media bagi para pelanggan Anda terdahulu untuk menyampaikan feedback atau penilaian terhadap produk Anda. Ketika pelanggan memberi pujian, hal tersebut menunjukkan bahwa mereka memiliki pengalaman positif dengan produk Anda. Melihat berbagai pujian tersebut, pengunjung website lain pasti akan semakin yakin untuk ikut menggunakan produk Anda.

Lagi pula, menurut survei Dimensional Research, para pelanggan rata-rata membaca 2-3 review online sebelum memutuskan apakah mereka jadi melakukan pembelian. Bahkan sebanyak 79% pelanggan mempercayai review online sama seperti mereka mempercayai rekomendasi personal dari teman atau keluarga. Testimoni merupakan salah satu bentuk review online, jadi manfaatkan hal tersebut untuk meningkatkan website credibility di mata pelanggan.

Page Speed

Page speed mengacu pada tingkat kecepatan dan waktu yang dibutuhkan oleh website untuk menampilkan halaman-halamannya. Misalnya, Anda memasukan keywords tertentu pada mesin pencari Google. Setelah membaca sekilas, Anda menemukan satu artikel yang menarik perhatian. Sayangnya, ketika di-klik, halaman menuju artikel tersebut membutuhkan lebih dari lima detik untuk loading. Jika sudah begitu, maka Anda akan segera kembali ke halaman Google atau menutup tab pada browser, bukan?

Hal itu jugalah yang kemungkinan besar akan dilakukan orang-orang apabila website Anda memiliki waktu loading yang cukup lama. KISSmetrics pernah mengatakan bahwa satu detik yang tersimpan dari waktu loading akan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap website Anda.

Pasalnya, ketika berhadapan dengan website yang memiliki waktu loading lama, pengunjung akan bertanya-tanya dan curiga. Mengapa loading-nya lama sekali? Apakah website ini di-hack? Jangan-jangan keamanan online saya jadi ikut terancam? Oleh sebab itu, tingkatkan page speed Anda agar website credibility juga ikut meningkat. Terlebih, Google juga menyertakan page speed sebagai salah satu penentu ranking pada hasil mesin pencarian mereka.

Informasi Produk

Ketika berbelanja secara online, pengunjung tidak memiliki kesempatan untuk memperhatikan produk secara langsung. Mereka tidak dapat menyentuhnya, mengecek apakah ada komponen yang rusak, mempertimbangkan ukuran, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, Anda wajib menyediakan informasi sedetail mungkin mengenai produk yang dijual pada website Anda. Misalnya, Anda bisa memasang fitur zoom dan memberikan detail ukuran pada bagian deskripsi produk

Lagi pula, riset yang dilakukan oleh Econsultancy menunjukkan bahwa lebih dari 60% responden menyertakan informasi produk secara detail sebagai salah satu penentu pengambilan keputusan pembelian. Umumnya, ketika memperhatikan deskripsi produk, pelanggan akan mencari tiga kriteria, yakni seberapa informatif deskripsi yang diberikan, apakah hal tersebut mampu menimbulkan kepercayaan, dan apakah deskripsi yang ada mampu meyakinkan mereka bahwa produk tersebut memang cocok untuk mereka.

Frequently Asked Questions

Bagian Frequently Asked Questions (FAQ) memungkinkan pengunjung website untuk menanggulangi berbagai masalah yang kemungkinan akan muncul sekaligus menjawab pertanyaan yang mereka punya tentang bisnis Anda. Dilansir dari Userlike.com, riset yang dilakukan oleh Econsultancy menunjukkan bahwa sebanyak 51% responden lebih memilih untuk menemukan jawaban permasalahan mereka secara sendiri.

Mengusung cara kerja yang sama, Anda juga perlu mencantumkan peraturan yang jelas mengenai pengembalian barang dan pengembalian uang (refund). Hal ini dapat meyakinkan pengunjung website bahwa Anda akan membantu mereka apabila ada masalah yang terjadi atau jika mereka merasa tidak puas dengan produk yang diterima.

Jangan Lupa Terus Aktif di Media Sosial

Meningkatkan website credibility tidak hanya fokus pada website itu sendiri. Ada hal lain di luar website yang turut berpengaruh pada kredibilitasnya, yakni media sosial. Platform satu ini kerap digunakan untuk melakukan interaksi, maka tidak heran jika orang-orang menggunakan media sosial untuk menghubungi Anda. Itulah mengapa jika Anda tidak aktif di media sosial, banyak pelanggan yang akan kecewa karena platform inilah yang mereka pilih untuk berinteraksi dengan Anda.

Meski begitu, tidak semua platform media sosial harus Anda jelajahi. Pilih saja platform media sosial yang Anda kuasai dan bisa Anda kelola. Jangan pernah berpura-pura aktif di media sosial lalu tidak merespon setiap interaksi yang muncul.

Salah satu contoh perusahaan yang cukup sukses menerapkan strategi ini adalah World Bank. Seperti yang Anda tahu, World Bank merupakan sumber finansial penting bagi negara-negara berkembang di seluruh dunia. Melalui website-nya, mereka meminta Anda untuk terhubung dengan mereka melalui berbagai platform media sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan Tumblr. Selain itu, mereka juga mencantumkan update video YouTube terakhir pada website mereka.

 

Kini giliran Anda untuk meningkatkan website credibility. Berbagai penjelasan di atas membuktikan bahwa kredibilitas memengaruhi ketertarikan seseorang terhadap website dan bisnis Anda. Begitu mereka mengakui adanya kredibilitas pada website Anda, kemungkinan besar bagi mereka untuk terus menggunakannya. Untuk itu, ada berbagai elemen penting yang butuh diperhatikan.

Di sisi lain, Anda juga tidak boleh melakukannya secara berlebihan. Hal tersebut hanya akan membuat pengunjung website merasa curiga. Bayangkan Anda baru saja merekrut seorang office boy baru. Ketika pertama kali memasuki ruang kerja Anda, office boy tersebut berkata, “Tenang saja, saya tidak akan mencuri apapun.” Perkataan tersebut tentu akan membuat Anda berpikir apakah ia memang akan mencuri sesuatu. Padahal, sebelumnya Anda tidak memiliki pikiran apapun terhadap sang office boy. Justru dirinya sendiri yang membuat Anda berpikir yang tidak-tidak.

Begitu juga halnya dengan website Anda. Memasukkan terlalu banyak elemen akan menimbulkan pertanyaan-pertanyaan curiga yang mungkin sebelumnya justru tidak ada. Lalu, berapa banyak elemen yang harus dipasang pada website demi meningkatkan kredibilitas? Dikutip dari Conversionxl.com, Fogg mengatakan bahwa Anda harus menemukan elemen-elemen apa saja yang dianggap menguntungkan oleh target audiens, lalu tonjolkan elemen-elemen tersebut.

Perangkat Terbaik untuk Instagram Analytics

Tidak seperti banyak media sosial yang lain, Instagram tidak menawarkan program analytics sendiri. Hal ini dianggap cukup mengejutkan karena Instagram merupakan salah satu platform terbaik untuk melakukan digital marketing. Sebuah riset dari Forrester bahkan melaporkan bahwa engagement dengan brand di Instagram memiliki intensitas sepuluh kali lebih tinggi dari Facebook dan 84 kali lebih tinggi dari Twitter.

Kabar baiknya, ada beberapa perangkat Instagram analytics yang tersedia untuk membantu brand Anda memahami hal apa saja yang beresonasi dengan pelanggan dan bagaimana Anda bisa mengoptimalkannya untuk menghasilan konten yang relevan. Berikut adalah beberapa perangkat terbaik untuk Instagram Analytics yang bisa Anda gunakan secara gratis selama periode waktu tertentu.

Simply Measured

Hanya dengan mem-follow akun Twitter milik Simply Measured, Anda sudah bisa mendapatkan laporan Instagram Anda dengan detail yang cukup menakjubkan. Layanan ini tersedia bagi pengguna yang memiliki followers kurang dari 25.000 followers. Data analytics yang Anda dapatkan bisa di-download dalam bentuk Excel untuk kemudian dianalisis lebih lanjut dan diubah menjadi grafik yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Melalui perangkat Simply Measured, Anda bisa mengetahui tingkat engagement yang terjadi antara brand dengan followers, hashtags yang paling engaging, waktu terbaik untuk posting, dan lain sebagainya.

Locowise

Locowise menawarkan perangkat analisis Instagram gratis yang mampu membandingkan akun Anda dengan 2.500 akun Instagram lain dan menyediakan berbagai metrik. Beberapa di antaranya adalah metrik tentang pertumbuhan followers, engagement, hingga filter yang paling populer. Anda bisa membandingkan akun Anda dengan akun-akun lain sehingga bisa mendapatkan perbandingan yang akurat. Hal-hal lain yang akan menjadi hasil perbandingan adalah jumlah postingan per hari, rata-rata tingkat interaksi, jumlah likes dan komentar, hingga waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk merespon sebuah komentar.

Union Metrics

Perangkat satu ini menyediakan laporan analisis dengan menggunakan sistem algoritma dari platform analytics berbayar mereka. Fokus dari Union Metrics adalah memilih beberapa metrik dan postingan untuk dibandingkan dengan rata-rata Anda, sehingga memungkinkan Anda untuk mengidentifikasi pola yang terjadi. Anda bahkan bisa me-refresh analisis tersebut setiap 24 jam. Dengan begitu, Anda akan mengetahui bagaimana performa dari postingan-postingan foto terbaru apabila dibandingkan dengan rata-rata.

Iconosquare

Iconosquare menawarkan trial gratis selama tujuh hari sebelum Anda memutuskan untuk lanjut menggunakan platform mereka secara lengkap. Hal ini memungkinkan Anda untuk mengakses analytics dan berbagai fitur menarik lainnya. Ada beragam jenis analisis yang ditawarkan, dimulai dari overview aktivitas akun Instagram selama tujuh hari terakhir atau pada bulan lalu. Beberapa fitur analisis yang bisa Anda akses di Iconosquare adalah waktu posting, dampak penggunaan hashtag dan filter, geografis, followers, following, dan lain sebagainya.

Squarelovin

Jika ingin melakukan analisis Instagram secara mendalam, maka Squarelovin adalah perangkat yang tepat bagi Anda. Squarelovin menampilkan metrik berisi postingan terbaru dan pertumbuhannya, analisis bulanan, hingga bisa di-breakdown pada level jam. Squarelovin memiliki tabs yang akan menunjukkan engagement dengan foto-foto Anda, baik secara rata-rata maupun foto-foto terbaik. Anda bahkan bisa mengetahui waktu terbaik dan terburuk untuk mem-posting foto di Instagram. Squarelovin juga memungkinkan Anda untuk mengelola akun Instagram melalui platform mereka, seperti membuat album, memberi likes, dan komentar.

 

Itulah beberapa perangkat terbaik yang bisa Anda gunakan untuk melakukan analisis terhadap akun bisnis Instagram Anda. Melakukan analytics sama pentingnya dengan mem-post foto secara konsisten di Instagram. Data analytics dapat bermanfaat bagi Anda untuk menciptakan konten-konten foto lain yang relevan dengan target audiens.

Penggunaan Instagram untuk digital marketing tentu harus didukung dengan website toko online yang responsif. Jangan lewatkan acara Jatim Fair 2016 yang diadakan pada tanggal 6-16 Oktober 2016 di Grand City Surabaya. Hadir di booth nomor 159, StoreMantap siap melayani kebutuhan Anda terkait dengan website toko online tersebut. Akan ada perilisan dua produk terbaru StoreMantap, yakni POS by StoreMantap dan SM Keyboard. Jadi, jangan sampai kelewatan. Kami tunggu kehadiran Anda!

Tips Menulis Caption Instagram yang Menarik

Instagram adalah sebuah media sosial dalam bidang fotografi. Kualitas foto menjadi salah satu faktor penentu untuk meningkatkan followers di Instagram, membuat mereka tertarik dengan brand, dan menunjukkan sisi lain dari karakter bisnis Anda. Meski begitu, proses kerja Anda tidak berakhir setelah mengambil foto yang cantik dan mengeditnya sedemikian rupa. Caption dari postingan memegang peranan tak kalah penting untuk mendukung digital marketing Anda.

Caption memungkinkan Anda untuk menjelaskan foto Anda, mengajak followers melakukan hal tertentu, atau sekadar memberi candaan yang membuat postingan Anda terkesan lebih menyenangkan. Di sinilah Anda bisa melakukan engagement dengan followers. Berikut adalah beberapa tips menulis caption Instagram yang bisa Anda terapkan.

Buat Beberapa Konsep Terlebih Dulu

Jangan memburu-buru proses penulisan caption di Instagram. Sebaiknya, tulis beberapa ide, diamkan beberapa saat, lalu minta karyawan aatau rekan Anda untuk memilih mana yang terbaik. Anda mungkin akan berpikir, “Bukankah ketepatan waktu (timeliness) menjadi hal penting dalam Instagram?” Ya, tetapi tergantung pula dari jenis postingan Anda. Terlebih, kini Instagram sudah menerapkan sistem algoritma di mana postingan yang Anda lihat pada feed akan didasarkan pada prediksi level ketertarikan Anda terhadap jenis konten tertentu. Itulah mengapa penting bagi Anda untuk meluangkan waktu demi membuat caption menarik. Hal tersebut akan membuat mereka merasa terdorong untuk melakukan engagement dengan Anda.

Tulis Hal Penting di Bagian Awal

Instagram memang memungkinkan Anda untuk menulis caption hingga maksimal 2.200 karakter, namun tentu saja tidak semuanya ditampilkan pada feed. Instagram hanya akan menampilkan 3-4 baris caption di bawah postingan foto. Pengguna harus meng-klik tulisan “more” jika ingin membaca caption lebih lanjut. Bukan berarti Anda harus menulis caption yang pendek agar followers bisa membacanya 100% tanpa meng-klik tulisan “more”. Sebaiknya, Anda menulis caption dengan mencantumkan hal penting pada Call-to-Action (CTA) pada bagian awal. Tulis hashtag, mentions, atau informasi lain yang kurang begitu mendesak pada bagian akhir caption.

Cantumkan Call-to-Action

Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan shareability dari postingan Instagram dan melakukan engagement dengan followers adalah dengan mencantumkan CTA pada caption postingan. Artinya, Anda harus menggunakan kata kerja yang bisa memotivasi orang-orang untuk melakukan sesuatu daripada hanya scrolling secara pasif. Riset yang dilakukan Hubspot menunjukkan bahwa penggunaan kata kerja mampu meningkatkan shares di Twitter. Hal tersebut juga bisa berlaku untuk Instagram. Sebagai contoh, Anda bisa mengatakan “double-tap if you find this funny” atau “bagi cerita Anda pada kolom komentar”.

Menggunakan Emoji

Emoji, emoticon berbentuk kartun yang umumnya tersedia pada mayoritas smartphone, dapat menambah nilai karakter pada caption Instagram. Itulah mengapa mungkin Anda pernah melihat ada cukup banyak brand yang menggunakannya pada caption mereka, bahkan brand-brand yang memiliki image “serius” sekali pun. Ada banyak cara yang bisa diterapkan untuk menggunakan emoji pada caption postingan Anda. Sebagai contoh, Anda bisa mencantumkan emoji pada awal caption untuk menarik perhatian followers. Anda juga bisa menggunakan emoji untuk menggantikan sebuah kata yang Anda gunakan.

 

Bagi beberapa orang, menulis caption yang menarik untuk Instagram terkadang dapat menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi para mereka yang baru memulai bisnis dan belum menemukan brand voice. Jika itu yang terjadi, sebaiknya Anda menggunakan caption yang singkat, padat, dan jelas untuk caption postingan foto Instagram Anda. Selagi Anda mencoba berbagai tipe postingan, catat bagaimana postingan-postingan tersebut mendapatkan likes, komentar, dan bentuk engagement lain.

Caption dan tampilan Instagram yang menarik tentu harus didukung dengan website toko online yang responsif. Jangan lewatkan acara Jatim Fair 2016 yang diadakan pada tanggal 6-16 Oktober 2016 di Grand City Surabaya. Hadir di booth nomor 159, StoreMantap siap melayani kebutuhan Anda terkait dengan website toko online tersebut. Akan ada perilisan dua produk terbaru StoreMantap, yakni POS by StoreMantap dan SM Keyboard. Jadi, jangan sampai kelewatan. Kami tunggu kehadiran Anda!

Panduan Instagram Ads untuk Pemula

Pertama kali rilis pada tahun 2010, kini Instagram telah memiliki lebih dari 500 juta pengguna aktif setiap bulannya. Hal tersebut menjadikan Instagram sebagai salah satu platform media sosial yang paling efektif digunakan untuk keperluan digital marketing.

Hingga akhirnya pada bulan September 2015 lalu, Instagram pun meluncurkan fitur Instagram Ads bagi para pelaku bisnis. Anda dapat memanfaatkan fitur ini untuk mengembangkan following Instagram dan mengarahkan traffic menuju website. Terlebih, berdasarkan studi yang dilakukan oleh Forrester, Instagram ternyata mampu menghasilkan tingkat engagement lebih tinggi apabila dibandingkan dengan Facebook, Twitter, dan LinkedIn.

Salah satu keunggulan Instagram Ads adalah bentuk iklan yang terlihat hampir tidak berbeda dari postingan foto biasa, membuatnya tidak terkesan invasif apabila dibandingkan dengan tipe iklan digital marketing yang lain. Meski begitu, membuat iklan pada platform apapun membutuhkan banyak pertimbangan, begitu juga halnya dengan Instagram Ads. Lalu, hal apa saja yang harus Anda lakukan untuk membuat Instagram Ads pertama Anda?

Tiga Jenis Instagram Ads

Berdasarkan panduan yang tercantum dalam business.instagram.com, ada tiga jenis Instagram Ads yang bisa Anda buat, yakni:

  1. Photo Ads: Beriklan dalam bentuk foto untuk memaksimalkan aspek
  2. Video Ads: Beriklan dalam bentuk video berdurasi maksimal tiga puluh detik dengan format
  3. Carousel Ads: Beriklan dalam format foto berjumlah lebih dari satu yang bisa di-swipe oleh audiens. Anda juga bisa mencantumkan button Call-to-Action (CTA).

Isu pada Aspek “Link”

Salah satu isu yang kerap dikemukakan terkait dengan penggunaan Instagram untuk berjualan adalah sulitnya membuat audiens mengunjungi website brand. Pasalnya, Anda tidak bisa mencantumkan links yang clickable pada postingan Anda. Alhasil, Anda harus mengarahkan audiens pada link yang ada di bagian bio. Untuk itu, Anda pun harus melakukan update terhadap link secara konsisten, terutama jika ada produk-produk baru yang hendak dijual.

Mungkin memang terdengar cukup rumit, tetapi nyatanya Instagram masih menjadi sumber traffic dan penjualan yang besar bagi banyak perusahaan. Bahkan menurut riset terakhir, Instagram justru menjadi sumber traffic paling sukses, Seluruh traffic yang masuk pada riset tersebut berasal dari link bio Instagram.

Kabar baiknya, hal tersebut tidak akan Anda alami jika menggunakan Instagram Ads. Melalui fitur tersebut, Anda bisa mencantumkan link menuju website pada postingan iklan Anda. Biasanya, para pebisnis menggunakan button CTA dengan kata-kata seperti “learn more”, “visit website”, “buy now”, dan lain sebagainya untuk menarik perhatian target audiens di Instagram.

Cara Membuat Instagram Ads

Jika sudah pernah membuat iklan dengan Facebook Ads, kemungkinan besar Anda tidak akan merasa asing dengan Instagram Ads. Sejak Facebook mengakuisisi Instagram pada tahun 2012 silam, kedua platform tersebut pun mudah dikoneksikan sehingga pengaturan Facebook dan Instagram Ads dibedakan oleh beberapa klik saja. Jadi, walaupun tujuan Anda adalah beriklan melalui Instagram Ads, seluruh pengaturan budgeting, scheduling, dan lain sebagainya dilakukan melalui platform Facebook.

Untuk menggunakan Instagram Ads, Anda membutuhkan sebuah halaman Facebook yang khusus ditujukan bagi keperluan bisnis, brand, dan organisasi. Sedangkan, akun Facebook biasa digunakan untuk kepentingan pribadi. Maka dari itu, sebelum melakukan promosi melalui Instagram Ads, Anda harus log in pada akun Facebook khusus advertising. Setelah itu, baru Anda bisa mulai mengatur Instagram Ads melalui cara-cara berikut ini. 

  1. Pilih Perangkat Editor dan Ciptakan Kampanye

Anda bisa membuat Instagram Ads menggunakan beberapa perangkat berbeda, yakni Ads Manager, Power Editor, atau Facebook Ads API. Ketika memilih perangkat, Anda harus mempertimbangkan ukuran bisnis dan jumlah iklan yang akan Anda luncurkan. Apabila Anda berencana melaksanakan kampanye berskala besar, Power Editor dapat menjadi perangkat yang paling tepat digunakan. Namun, biasanya, mayoritas marketer lebih sering menggunakan Ads Manager, jadi perangkat inilah yang akan dijadikan contoh dalam tulisan ini.

Setelah memilih perangkat editor untuk Instagram Ads, Anda akan diberi opsi untuk melihat seluruh kampanye atau membuat baru. Karena baru memulai Instagram Ad, maka pilih opsi untuk membuat kampanye baru.

  1. Tentukan Tujuan

Dalam membuat Instagram Ads, Anda akan diminta untuk memilih tujuan dari beberapa pilihan yang disediakan. Agar iklan Anda dapat memenuhi syarat untuk bisa tampil di Instagram, Anda harus memilih tujuan dari daftar yang ada, yaitu meningkatkan postingan, mengarahkan audiens menuju website, meningkatkan konversi pada website, membuat audiens meng-install aplikasi, meningkatkan engagement, dan mendapat views pada video.

Setelah memilih salah satu di antaranya, Anda akan diminta untuk memberikan nama pada kampanye promosi yang dilakukan. Sekilas, tahap ini mungkin terdengar simpel, tetapi Anda tidak boleh menyepelekannya. Usahakan untuk memilih nama yang tidak terlalu spesifik agar bisa digunakan pada berbagai Instagram Ads selanjutnya.

  1. Tentukan Audiens Anda

Apabila baru menggunakan Instagram Ads untuk pertama kalinya, kemungkinan besar Anda belum mengetahui audiens mana yang harus ditarget. Pada dasarnya, hal ini bisa dipelajari seiring dengan berjalannya waktu, jadi saat masa awal seperti ini, Anda mungkin harus mengandalkan insting dan berbagai data yang sudah Anda miliki.

Pada tahap ini, Anda akan menemukan beberapa opsi kategori untuk membantu Anda dalam melakukan targeting audiens. Beberapa di antaranya adalah lokasi, usia, jenis kelamin, bahasa, edukasi, pekerjaan, status finansial, perilaku, koneksi, ketertarikan, dan lain sebagainya. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan sebuah fitur bernama “custom audience” untuk menjangkau orang-orang yang sebelumnya pernah berinteraksi dengan bisnis Ands. Ada pula fitur “looakalike audience” untuk menjangkau orang-orang baru di Facebook yang memiliki kesamaan dengan target audiens Anda.

Instagram Ads pun memungkinkan Anda untuk menyimpan pengaturan target audiens yang Anda ciptakan untuk digunakan lagi pada kemudian hari. Hal ini dapat menjadi keuntungan tersendiri bagi Anda yang sedang dalam tahap bereksperimen dan ingin mengingat target audiens seperti apa yang Anda gunakan untuk kampanye tertentu.

Apabila ingin lebih detail lagi, Anda bisa melakukan break down pada bagian “detailed targeting”. Cari demografis, ketertarikan, dan perilaku berbeda yang bisa diterapkan pada target audiens Anda. Facebook juga menyediakan fitur bernama “audience definition gauge” yang memberikan feedback terhadap seberapa luas atau sempit jangkauan audiens Anda, sekaligus estimasi jumlah reach iklan Anda.

  1. Atur Penempatan Instagram Ads

Langkah satu ini menjadi hal yang membedakan pengaturan antara Facebook Ads dan Instagram Ads. Pada bagian “placement”, Anda akan dihadapkan pada lima pilihan, yakni mobile news feed, Instagram, audience network, desktop news feed, dan desktop right column. Karena tujuan Anda adalah melakukan promosi melalui Instagram Ads, maka Anda hanya bisa memilih “Instagram” sebagai satu-satunya opsi. Anda tidak bisa memilih keempat opsi lain, yang biasanya diterapkan pada Facebook Ads.

  1. Tentukan Budget dan Jadwal Posting

Ada dua opsi utama yang bisa Anda pilih untuk budget, yakni daily budget dan lifetime budget. Daily budget memungkinkan iklan Anda untuk terus berjalan sepanjang hari. Artinya, sistem algoritma Instagram akan menghitung budget yang harus Anda keluarkan per hari. Perlu diingat bahwa Instagram Ads memiliki jumlah daily budget minimum, yang biasanya berkisar pada angka US$ 1.00. Sementara itu, lifetime budget mengatur iklan Anda untuk berjalan pada periode waktu tertentu sehingga sistem algoritma akan mengukur budget berdasarkan periode tersebut.

Selain budget, ada pula aspek schedule yang harus Anda atur dalam bagian yang sama. Anda akan diminta untuk menentukan kapan kampanye Instagram Ads Anda mulai dan berakhir. Penentuan ini bersifat spesifik hingga hitungan menit. Instagram Ads juga menyediakan parameter sehingga iklan Anda hanya muncul selama jam-jam tertentu dalam sehari atau hari-hari khusus dalam waktu seminggu. Anda bisa menemukan opsi tersebut pada bagian “Ad Scheduling”. 

Pada seksi “Budget & Schedule”, Anda juga diminta untuk mengisi bagian “Optimization for Ad Delivery”. Anda memiliki tiga opsi yang berpengaruh pada siapa saja pengguna Instagram yang akan melihat iklan Anda, yaitu:

  • Link Clicks: Instagram Ads Anda akan dipasang berdasarkan tujuan mendapatkan clicks paling banyak menuju website dengan harga terendah. Pemasangannya didasarkan pada sistem algoritma.
  • Impressions: Instagram Ads Anda akan dipasang pada feed orang-orang selama mungkin. Jika pernah melihat Instagram Ads muncul pada feed Anda sepanjang hari, kemungkinan besar brand tersebut menggunakan opsi ini.
  • Daily Unique Reach: Instagram Ads Anda akan dipasang pada feed orang-orang sebanyak sekali dalam sehari. Mereka mungkin akan melihat iklan Anda beberapa kali, tetapi tidak dalam hari yang sama.

Selain itu, ada pula bagian “bid amount” di mana Anda bisa memastikan seberapa efektif Instagram Ads yang diterbitkan. Anda bisa memilih opsi manual atau automatic. Jika memilih opsi automatic, Anda hanya bergantung pada algoritma Facebook dalam menyampaikan iklan. Di sisi lain, opsi manual memungkinkan Anda menentukan harga untuk setiap klik pada link. Apabila sebuah klik berarti besar bagi Anda, cobalah mengatur bid yang lebih tinggi dari jumlah rekomendasi. Dengan begitu, Instagram Ads Anda akan lebih diutamakan dari kompetitor dengan bid yang lebih rendah.

Sedangkan, untuk pengaturan delivery schedule, Anda memiliki dua opsi yang bisa dipilih, yakni standard dan accelerated. Apabila opsi standard menampilkan Instagram Ads Anda sepanjang hari, maka opsi accelerated akan membantu Anda menjangkau audiens secara lebih cepat dengan menerapkan sistem iklan yang time-sensitive.

  1. Penambahan Elemen Kreatif

Pada tahap inilah kreativitas Anda diasah. Anda akan diminta menentukan bagaimana Instagram Ads Anda akan terlihat, tergantung dari tujuan Anda dalam memasang iklan. Opsi ini sudah dijelaskan sebelumnya, yakni foto tunggal, video tunggal, atau foto lebih dari satu dengan sistem swipe yang dinamakan “Carousel”.

Jika sudah menentukan tipe iklan yang hendak dipasang, Facebook menyarankan Anda untuk tidak menyertakan teks lebih dari 20%. Pada banyak kasus, biasanya sebuah iklan dengan lebih dari 20% teks tidak akan dianggap layak untuk dipasang. Tipe foto harus menggunakan format .jpeg atau .png. Beberapa hal lain yang juga harus Anda perhatikan adalah:

Teks atau Caption:

  • Rekomendasi: 125 karakter
  • Maksimal: 2.200 karakter

Untuk Instagram Ads berbentuk persegi:

  • Rekomendasi ukuran foto: 1080 x 1080 pixel
  • Resolusi minimal: 600 x 600 pizel
  • Rasio foto: 1:1

Untuk Instagram Ads berbentuk landscape:

  • Rekomendasi ukuran foto: 1200 x 628 pixel
  • Resolusi minimal: 600 x 600 pixel
  • Rasio: 1:1
  1. Atur Halaman dan Links

Pilih halaman Facebook dari akun yang ingin Anda gunakan untuk menampilkan Instagram Ads meskipun Anda tidak berencana memasangnya pada Facebook. Anda wajib menghubungkan akun Instagram dengan Facebook Ads Anda. Jika bisnis Anda tidak memiliki akun Instagram, Anda masih bisa menggunakan Instagram Ads melalui halaman Facebook. Tapi, nama dan foto profil pada halaman Facebook akan digunakan untuk merepresentasikan bisnis Anda dalam Instagram Ads.

Setelah itu, cantumkan URL website untuk menjaring lebih banyak traffic. Ada pula kolom headline dan caption yang perlu Anda isi untuk memaksimalkan performa iklan. Melalui Instagram Ads, Anda diberi pilihan untuk menyertakan button CTA atau tidak. Jika memilih untuk menyertakannya, Anda tidak bisa menentukan button sendiri karena Instagram Ads sudah menyediakan beberapa opsi untuk Anda. Ketika semua sudah terisi dan gambar siap di-upload, lakukan preview untuk memastikan ahar seluruh aspek terlihat baik.

  1. Kirimkan Pesanan

Sudah memastikan segala elemen pada Instagram Ads Anda teratur sesuai rencana? Kini saatnya Anda membuat order dengan menekan tombol “Place Order” berwarna hijau. Selalu lakukan pengecekan, terutama jika Instagram Ads Anda berpotensi untuk dilihat oleh audiens besar. Jika Anda ingin mengutus seseorang dari tim Anda untuk kembali mengecek iklan sebelum diterbitkan, atur schedule Anda untuk memberikan waktu delay, tapi tetap tekan tombol “Place Order” tersebut. Jika tidak, Anda akan berisiko kehilangan seluruh pengaturan yang telah dilakukan.

  1. Laporan Performa Instagram Ads

Begitu iklan sudah berjalan di Instagram, penting bagi Anda untuk mengawasi performanya. Kabar baiknya, Anda bisa kembali mengedit iklan yang sudah terbit. Jadi, seandainya Anda menemukan kesalahan atau foto yang Anda pasang tidak memberikan hasil seperti yang diinginkan, Anda bisa menarik Instagram Ads, mengedit beberapa elemen yang dibutuhkan, lalu kembali dipasang. Anda bisa melihat hasil pemasangan Instagram Ads melalui dua perangkat, yakni The Facebook Ads Manager atau software marketing Anda.

Khusus untuk perangkat Ads Manager, Anda bisa melihat overview dari seluruh kampanye Instagram Ads Anda. Selain itu, ada pula beberapa kategori yang memungkinkan Anda untuk menganalisis laporan secara lebih spesifik, yakni performa, engagement, video, website, aplikasi, event, clicks, dan setting.

 

Melalui Instagram Ads, Anda bisa melakukan promosi brand dengan cara yang lebih smooth, mengingat bahwa tampilan iklannya tidak jauh berbeda dari postingan biasa. Semoga panduan di atas dapat membantu Anda dalam membuat Instagram Ads untuk pertama kalinya.

Perlu diingat bahwa hasilnya mungkin tidak bisa didapatkan secara instan, jadi Anda harus bersabar dan rutin mengedit Instagram Ads apabila ditemukan hal-hal yang sekiranya kurang memberikan performa baik. Namun, seiring berjalannya waktu, kemungkinan besar jumlah pengguna aktif Instagram akan bertambah, yang tentu berpengaruh positif bagi kelangsungan promosi brand Anda melalui Instagram Ads.

Bagi pemilik bisnis online, dukung promosi Instagram Ads Anda dengan perangkat digital marketing lain dari StoreMantap. Anda bisa mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai produk-produk kami, yakni e-commerce, POS by StoreMantap, dan SM Keyboard, dengan mendatangi event Jawa Timur (Jatim) Fair pada tanggal 6-16 Oktober 2016 di Grand City Surabaya. StoreMantap siap menjawab segala pertanyaan Anda terkait dengan produk dan layanan kami di booth nomor 159. Kami tunggu kehadiran Anda!

Page 1 of 2
1 2