Istilah-Istilah yang Wajib Diketahui Para Online Retail

Beberapa tahun belakangan ini, popularitas toko online menanjak dengan cepat. Kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan membuat banyak orang tidak segan untuk membeli barang secara online. Sebenarnya, sistemnya pun tidak jauh berbeda dengan aktivitas belanja konvensional. Anda cukup mendatangi situs toko online, memilih produk, lalu membayar dengan cara transfer.

 

Bedanya, sistem belanja online memiliki istilah-istilah yang jarang Anda temukan pada aktivitas belanja konvensional. Pelaku belanja online, baik penjual dan pembeli pun tidak jarang mengalami kebingungan. Untuk menghindari hal tersebut, sebagai pengusaha online retail, Anda wajib mengetahui istilah-istilah yang sering digunakan di kalangan toko online berikut ini.

 

OS

OS merupakan singkatan dari online shop (toko online). OS merupakan toko-toko yang berjualan secara online, baik melalui platform media sosial seperti Facebook dan Instagram maupun situs web.

 

Seller

Anda adalah seller dari toko online yang Anda miliki. Ya, seller merupakan istilah lain dari penjual atau pemilik suatu toko online.

 

Customer

Beberapa orang menyebut customer sebagai buyer. Tenang saja, keduanya memiliki arti yang sama, yakni pembeli atau konsumen dari toko online Anda. Ada pula sebagian toko online yang menyingkat kata ini sebagai “cust.”.

 

TF

Dua huruf ini merupakan singkatan dari kata transfer. Mayoritas toko online menggunakan transfer sebagai sistem pembayaran mereka. Biasanya, bank yang disediakan untuk tujuan transfer pun bermacam-macam agar konsumen tidak merasa kesulitan membayar.

 

COD

Selain transfer, ada pula toko online yang menawarkan sistem pembayaran COD atau Cash on Delivery. Barang dan uang tidak akan diberikan apabila pihak seller dan customer tidak bertemu secara langsung. Jadi, meskipun pemilihan produk dilakukan melalui online, proses serah terima dan pembayaran tetap dilakukan secara konvensional.

 

Hit and Run

Istilah satu ini digunakan apabila ada customer yang telah memesan produk dan berjanji untuk membayar pada waktu yang ditentukan, tetapi ia justru “kabur” ketika waktu pembayaran tiba. Bahkan ada pula customer yang memblokir kontak seller agar tidak terus ditagih untuk membayar.

 

Refund

Anda membeli sebuah barang secara online dan sudah membayarnya. Namun, saat barang tersebut datang, Anda merasa tidak puas dan memutuskan untuk mengembalikan barang tersebut pada seller. Pihak seller pun mengembalikan uang yang telah Anda bayarkan. Hal tersebut lah yang disebut dengan refund.

 

Ready Stock

Apabila produk yang Anda jual melalui toko online tersedia di gudang atau tempat penyimpanan, produk tersebut berarti ready stock.

 

Out of Stock

Sebaliknya, istilah out of stock digunakan apabila persediaan produk yang Anda jual di toko online sedang habis atau kosong.

 

Restock

Saat suatu produk mengalami out of stock, Anda pasti akan kembali menyediakan produk-produk tersebut untuk dapat dijual di toko online. Hal itulah yang disebut dengan restock.

 

PO

PO merupakan singkatan dari pre-order. Sistem satu ini banyak dipakai oleh toko online yang menjual produk-produk impor atau custom. Biasanya, barang baru diproduksi atau dipesankan setelah jadwal PO berakhir. Itulah mengapa prosesnya cenderung lebih lama daripada toko online dengan barang ready stock.

 

Inbound Marketing

Strategi digital marketing untuk membuat konsumen potensial tertarik mencari Anda. Inbound marketing dilakukan dengan cara menyediakan konten-konten yang terkait dengan jenis usaha Anda. Konten-konten tersebut harus mampu menarik perhatian dan mendorong mereka untuk menjadi konsumen. Itulah mengapa konten menjadi hal yang sangat krusial dalam inbound marketing. Jadi, dalam situs toko online, Anda juga bisa menciptakan blog khusus untuk menyediakan konten.

 

SEO

Biasa juga dikenal dengan Search Engine Optimization. SEO merupakan salah satu strategi yang dilakukan dalam inbound marketing. Tujuannya adalah untuk meningkatkan traffic kunjungan melalui mesin pencari menuju situs Anda. Biasanya, pelaku SEO mencantumkan sebanyak mungkin keyword tertentu pada konten yang ditulisnya. Semakin banyak jumlah keyword, semakin besar kemungkinan bagi konten tersebut untuk muncul pada peringkat atas di mesin pencari online.

 

Keywords

Pernah mencari suatu topik pada mesin pencari online dengan mengetikkan kata-kata tertentu? Hal tersebutlah yang dimaksud dengan keyword. Dalam dunia inbound marketing, keywords bisa disebut sebagai sekelompok kata yang merepresentasikan suatu brand, baik produk maupun layanannya. Keywords dapat membantu calon konsumen dalam mencari tahu penjelasan pada halaman situs web Anda.

 

Web Hosting

Beberapa orang menyebut web hosting hanya dengan hosting. Ia adalah penyewaan tempat untuk menampung data-data yang diperlukan oleh sebuah situs web sehingga dapat diakses melalui internet. Jenis datanya pun macam-macam, bisa berupa file, gambar, database, e-mail, dan aplikasi.

 

Leads

Sebagai sebuah situs online retail, mendapatkan pengunjung belum cukup bagi Anda. Anda harus membuat membeli produk barang atau jasa yang Anda tawarkan. Sebelumnya, buat mereka menjadi leads. Dapatkan informasi kontak mereka agar Anda dapat melakukan promosi yang lain. Untuk itu, Anda bisa membuat mereka mengisi online form dengan menyajikan konten yang hanya bisa diakses apabila mereka melakukan subscribe.

 

Kini, tidak ada alasan lagi bagi Anda untuk merasa bingung dengan istilah-istilah yang biasa digunakan di kalangan toko online. Mengetahui istilah-istilah di atas akan mempermudah Anda dalam berinteraksi dengan customers Anda. Semakin banyak orang yang menjadi customers, semakin dikenal pula toko online Anda.

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memulai Toko Online

Membangun toko online dapat menjadi sangat tricky. Memulainya cukup mudah, sebenarnya, Selama Anda mempunyai produk yang hendak dijual dan platform yang stabil, Anda sudah siap meluncur. Bagian susahnya terletak pada ranking dalam mesin pencari online, membuat pengunjung membeli produk Anda, serta menjaga mereka agar tetap loyal dan terus kembali. Oleh sebab itu, ada banyak hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memulai sebuah toko online. Beberapa di antaranya bisa Anda lihat di bawah ini.

Pilih Sistem yang Sesuai

Produk berkualitas baik tidak akan sampai di tangan pelanggan apabila sistem toko online Anda tidak mampu mendukungnya. Pilihlah sistem yang sedang populer, didukung oleh banyak orang, memiliki tampilan menarik, dan didukung oleh komunitas yang supportive. Bagi Anda yang tidak suka berhubungan dengan hal-hal rumit, ada platform toko online yang tidak mengharuskan Anda untuk bertemu dengan coding. Jangan lupa untuk menyiapkan budget khusus karena bukan tidak mungkin Anda diminta untuk membayar online theme atau biaya langganan per bulan.

Perhatian Khusus pada SEO

SEO merupakan singkatan dari Search Engine Optimization. Anda ingin toko online Anda muncul pada halaman pertama Google? SEO adalah salah satu cara yang bisa Anda tempuh, yakni dengan memasukkan keyword tertentu sebanyak mungkin pada satu konten artikel. Sayangnya, kinerja eCommerce tidak sesimpel itu. Deskripsi produk yang cenderung singkat membuat Google menganggapnya kurang layak untuk ditempatkan pada halaman pertama atau peringkat yang tinggi.

Hal tersebut menjadi penting karena mayoritas orang tidak mau repot-repot berpindah dari halaman pertama. Selain menyisipkan keywords, cara lain yang bisa Anda terapkan dalam SEO adalah meningkatkan pagespeed. Pastikan bahwa halaman toko online Anda tidak membutuhkan waktu lama untuk melakukan loading. Jangan membuat calon konsumen Anda menunggu terlalu lama. Semakin cepat pagespeed Anda, semakin besar kemungkinan bagi Google untuk meletakkan situs Anda pada halaman pertama.

Halaman Khusus Konsumen

Sebuah toko online biasanya terdiri dari foto produk dan deskripsi singkat di bawahnya. Bukannya hal tersebut salah, hanya saja Anda butuh usaha lebih untuk meningkatkan kualitas toko online Anda. Gunakan sumber terkuat yang Anda miliki, yakni konsumen Anda sendiri. Jangan remehkan minat orang-orang dalam berbagi opini mereka terhadap produk Anda. Biasanya, setelah melakukan pembelian, mereka akan memakai produk yang dibeli, memotretnya, dan men-tag toko online Anda. Buatlah halaman online khusus konsumen untuk menunjukkan bahwa Anda mengahargai mereka.

Manfaatkan Media Sosial

Coba lihat di Instagram, banyak orang yang membuat akun khusus anak maupun hewan peliharaan mereka. Anda pun harus melakukan hal yang sama untuk toko online Anda. Instagram, Facebook, Pinterest… Apapun itu, media sosial dapat menjadi perangkat onlne marketing yang ampuh untuk memasarkan produk Anda. Anda bisa berinteraksi dengan konsumen secara langsung, menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan, hingga memberikan sneak peaks tentang produk-produk baru yang akan Anda jual. Dengan begitu, Anda telah menciptakan hubungan emosional dengan konsumen sehingga mereka tidak segan untuk kembali mengunjungi toko online Anda.

Cari Tahu Berbagai Saingan

Coba ketikkan keyword tertentu yang hendak Anda gunakan untuk strategi online marketing toko online Anda. Jangan hanya fokus pada toko-toko online serupa, tapi perhatikan juga situs-situs yang muncul pada halaman pertama Google. Bandingkan penampilan situs tersebut, apakah menurut Anda lebih baik dari toko online Anda? Jika iya, berarti Anda memiliki peluang yang cukup tinggi untuk menjual produk Anda secara online. Jika tidak, Anda harus kembali berpikir panjang untuk memperbaiki dan menambahkan hal-hal yang belum dimiliki oleh pesaing Anda.

 

Sebagai toko online baru, Anda belum memiliki brand yang terlalu melekat dalam benak pelanggan. Oleh sebab itu, jangan hanya sekadar menjual produk Anda. Gunakan kemampuan dan pengetahuan Anda untuk mempromosikan produk secara unik. Tulis konten berkualitas tinggi dengan topik tertentu pada blog, cantumkan link produk Anda, dan tunjukkan bahwa Anda merupakan seorang expert.

Page 12 of 12
1 10 11 12