Pentingnya Website Credibility untuk Bisnis Anda

Kredibilitas merupakan salah satu aspek paling penting dalam website. Aspek inilah yang membuat orang merasa mereka bisa mempercayai Anda, baik sebagai perusahaan maupun secara personal. Terlebih, kepercayaan adalah fondasi dari hubungan yang baik, dan hal itulah yang seharusnya Anda terapkan pada website Anda.

BJ Fogg, seorang ahli dalam bidang online credibility, mendefinisikan website credibility sebagai kepercayaan. Orang-orang yang kredibel adalah mereka yang dapat dipercaya, maka informasi yang kredibel pun merupakan informasi yang dapat dipercaya. Berdasarkan data yang dihimpun dari Userlike.com, Fogg juga menekankan dua poin penting terkait tentang kredibilitas, yakni:

  • Kredibilitas adalah kualitas yang dirasakan. Ia tidak terlihat secara nyata pada suatu obyek, orang, atau potongan informasi.
  • Kredibilitas memiliki banyak lapisan. Persepsi seseorang terhadap kredibilitas tergantung dari evaluasi mereka terhadap beberapa elemen secara bersamaan. Dua komponen penting yang harus dijaga adalah kepercayaan dan keahlian.

Intinya, kredibilitas menuntut Anda untuk membuat website yang dapat dipercaya dan memiliki pengetahuan cukup untuk dapat disebarkan. Dengan kata lain, website credibility memegang peranan penting untuk bisnis Anda.

4 Tipe Website Credibility

Menurut situs Conversionxl.com, Fogg mengatakan bahwa ada empat tipe kredibilitas yang bisa diterapkan dalam pembuatan website, yaitu:

  1. Presumed Credibility – asumsi umum (contoh: Anda mendengar sebuah brand yang lebih kredibel dari brand-brand lain dalam bidang tertentu)
  2. Reputed Credibility – referensi dari pihak ketiga (contoh: teman Anda mengatakan bahwa brand A memiliki produk yang bagus)
  3. Surface Credibility – ditemukan melalui pengamatan sederhana (contoh: website produk B terlihat membingungkan)
  4. Earned Credibility – pengalaman pribadi (contoh: berhadapan dengan customer service yang pelayanannya ramah)

Pentingnya Website Credibility untuk Bisnis Anda

Dari penjelasan singkat di atas, Anda mungkin sudah mulai menyadari betapa pentingnya website credibility untuk bisnis Anda. Kredibilitas menciptakan adanya rasa percaya pada diri pelanggan terhadap website Anda, membuat mereka semakin mudah untuk melakukan hal-hal yang Anda inginkan.

Titik Kontak Pertama yang Dikunjungi Pelanggan

Website sering kali menjadi titik kontak pertama yang dikunjungi oleh pelanggan Anda. Karenanya, website Anda pun bertanggung jawab untuk menciptakan kesan pertama yang tepat. Melalui website lah orang-orang akan menentukan apakah mereka akan melakukan pembelian, terlebih jika mereka baru pertama kali mengunjungi website Anda. Jika website Anda tidak tampak terpercaya, calon pelanggan pasti akan merasa enggan untuk melakukan sign up atau subscribe, apalagi membeli produk Anda.

Ibarat bertemu dengan orang baru, Anda tentu akan memberi penilaian pertama berdasarkan penampilannya, bukan? Begitu juga dengan calon pelanggan terhadap website Anda. Oleh sebab itu, pastikan orang lain memiliki impresi yang positif terhadap website Anda, dan kredibilitas adalah elemen penting yang harus terkandung di dalamnya.

Memberi Kepercayaan kepada Pelanggan

Seperti yang dikatakan Fogg, website credibility berkaitan erat dengan kepercayaan. Semakin tinggi tingkat kredibilitas yang dimiliki website, semakin besar pula kepercayaan yang akan diberikan oleh calon pelanggan Anda. Kepercayaan inilah yang akan membuat mereka mau melakukan sign up, men-download hal yang Anda tawarkan, hingga melakukan pembelian.

Lebih dari itu, kredibilitas dapat menjadi “senjata” untuk mengubah perilaku pengunjung website, misalnya menanamkan pikiran positif tentang image bisnis Anda, memberikan pengalaman pengguna yang menyenangkan, hingga membuat mereka terus kembali mengunjungi website Anda. Lagi pula, riset dari Consumer Reports Web Watch menunjukkan empat dari lima pengguna mengatakan bahwa kepercayaan terhadap informasi yang diberikan merupakan hal penting bagi mereka.

Keuntungan Tersendiri dalam Melawan Kompetitor

Tidak ada bisnis yang tidak memiliki kompetitor. Itulah mengapa Anda dituntut untuk memikirkan berbagai strategi demi mengungguli kompetitor Anda. Dengan fokus pada website credibility, Anda bisa melakukan hal tersebut. Salah satu contohnya adalah dengan mencantumkan harga produk pada website. Banyak perusahaan, terutama yang menjalankan bisnis B2B, tidak mencantumkan harga produk pada website sehingga membuat orang harus menghubungi mereka. Dengan melakukan hal tersebut, Anda bisa lebih unggul dari para kompetitor Anda.

Meningkatkan Penjualan Produk

Pada akhirnya, seluruh strategi digital marketing yang Anda lakukan berujung pada satu tujuan, yakni meningkatkan keuntungan. Hal itu hanya bisa dicapai jika website Anda benar-benar kredibel. Ibaratnya begini, ketika sedang berjalan-jalan di taman, mendadak ada orang yang mendatangi Anda dan menawarkan iPhone 7 dengan harga Rp 3 juta saja. Ia bahkan membawa produk yang dimaksud dan terlepas dari palsu atau tidaknya, kualitas iPhone 7 tersebut terlihat bagus.

Tetapi, kemungkinan besar Anda tidak akan membelinya meskipun harganya murah dan produknya bagus. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya kepercayaan. Mengapa harganya begitu murah padahal Apple terkenal dengan produk-produknya yang berharga premium? Apakah produk tersebut hasil curian? Bagaimana jika bahannya mudah patah? Berbagai keraguan tersebut dan tidak adanya kepercayaan pada penjual pun membuat Anda menolak tawarannya.

Begitu juga halnya dengan website Anda. Tujuan Anda adalah menawarkan produk Anda melalui cara yang membuat orang-orang merasa bahwa iPhone 7 memang pantas dibeli dengan harga Rp 3 juta. Dengan website credibility, orang-orang tidak akan meragukan website Anda sehingga mereka tertarik melakukan pembelian.

Semakin Banyak Konten yang Di-share

Website credibility mencakup banyak hal, termasuk di antaranya adalah konten. Konten yang kredibel akan memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk di-share banyak orang. Orang-orang tidak akan men-share konten yang tidak kredibel. Mereka tahu bahwa hal-hal yang mereka share merepresentasikan diri mereka dan bisa berdampak pada kredibilitas diri mereka sendiri. Jika tidak merasa percaya diri terhadap hasil tulisan Anda, tidak ada salahnya merekrut penulis yang lebih berpengalaman agar konten Anda pun kredibel dan di-share semakin banyak orang.

Elemen Penting untuk Meningkatkan Website Credibility

Jadi, apakah website Anda sudah memiliki kredibilitas yang diperlukan? Jangan khawatir, website credibility dapat ditingkatkan dengan memberi perhatian lebih pada beberapa elemen penting berikut ini.

Desain Website

People do judge a book by its cover. Hal tersebut berlaku pula dalam dunia bisnis. Orang-orang menilai suatu bisnis berdasarkan penampilan website-nya. Semakin baik desain yang ditampilkan, semakin kredibel bisnis Anda terlihat di mata pelanggan. Melalui situs Userlike.com, Dr. Brent Coker menemukan pada tahun 2011 bahwa ternyata tingkat kepercayaan orang menurun sebanyak 30% terhadap bisnis online. Menariknya, ada satu pengecualian pada hal tersebut, yakni website yang menarik. Website yang atraktif menciptakan rasa percaya dan nilai profesionalitas dalam diri pelanggan online.

Riset tersebut melibatkan lebih dari 2500 pelanggan online. Mayoritas dari mereka mengomentari desain dan tampilan website, menunjukkan betapa pentingnya aspek tersebut untuk membangun website credibility. Sebanyak lebih dari 46% responden bahkan turut mengomentari desain website secara spesifik.

Copywriting Serelevan Mungkin

Website credibility juga ditentukan dari relevansi informasi yang diberikan oleh website. Masih dari situs Userlike.com, sebuah studi yang dilakukan oleh Fogg menunjukkan bahwa 25% responden mengandalkan konten dan informasi sebagai salah satu aspek penentu website credibility. Berdasarkan studi tersebut, elemen yang membuat copywriting relevan adalah fokus, kejelasan, kegunaan, kedalaman dan jumlah tulisan, serta ada atau tidaknya bias.

Terkait dengan kedalaman suatu konten, Fogg mengatakan bahwa sebenarnya mayoritas pengguna tidak akan membaca informasi yang terlalu panjang atau bersifat in-depth. Meski begitu, hanya dengan menyediakan konten tersebut dapat membuat pengunjung menilai website Anda sebagai website yang kredibel.

Detail Kontak yang Jelas

Ada sebuah studi yang menunjukkan bahwa alamat fisik, nomor telepon, dan e-mail merupakan tiga penentu utama dari website credibility, diikutin dengan foto dari anggota perusahaan. Detail kontak yang jelas memberi pesan pada pengguna bahwa ada bisnis nyata di balik website dan website Anda memang dijalankan olah manusia. Jika ingin meningkatkan kredibilitas, Anda bisa menambahkan button “Contact” pada website bisnis Anda. 

Review dan Testimoni

Seorang pengunjung website tertarik membeli produk Anda, tetapi mereka ragu apakah produk tersebut benar-benar tidak akan mengecewakannya. Di sinilah mencantumkan testimoni pada website akan berperan. Testimoni merupakan media bagi para pelanggan Anda terdahulu untuk menyampaikan feedback atau penilaian terhadap produk Anda. Ketika pelanggan memberi pujian, hal tersebut menunjukkan bahwa mereka memiliki pengalaman positif dengan produk Anda. Melihat berbagai pujian tersebut, pengunjung website lain pasti akan semakin yakin untuk ikut menggunakan produk Anda.

Lagi pula, menurut survei Dimensional Research, para pelanggan rata-rata membaca 2-3 review online sebelum memutuskan apakah mereka jadi melakukan pembelian. Bahkan sebanyak 79% pelanggan mempercayai review online sama seperti mereka mempercayai rekomendasi personal dari teman atau keluarga. Testimoni merupakan salah satu bentuk review online, jadi manfaatkan hal tersebut untuk meningkatkan website credibility di mata pelanggan.

Page Speed

Page speed mengacu pada tingkat kecepatan dan waktu yang dibutuhkan oleh website untuk menampilkan halaman-halamannya. Misalnya, Anda memasukan keywords tertentu pada mesin pencari Google. Setelah membaca sekilas, Anda menemukan satu artikel yang menarik perhatian. Sayangnya, ketika di-klik, halaman menuju artikel tersebut membutuhkan lebih dari lima detik untuk loading. Jika sudah begitu, maka Anda akan segera kembali ke halaman Google atau menutup tab pada browser, bukan?

Hal itu jugalah yang kemungkinan besar akan dilakukan orang-orang apabila website Anda memiliki waktu loading yang cukup lama. KISSmetrics pernah mengatakan bahwa satu detik yang tersimpan dari waktu loading akan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap website Anda.

Pasalnya, ketika berhadapan dengan website yang memiliki waktu loading lama, pengunjung akan bertanya-tanya dan curiga. Mengapa loading-nya lama sekali? Apakah website ini di-hack? Jangan-jangan keamanan online saya jadi ikut terancam? Oleh sebab itu, tingkatkan page speed Anda agar website credibility juga ikut meningkat. Terlebih, Google juga menyertakan page speed sebagai salah satu penentu ranking pada hasil mesin pencarian mereka.

Informasi Produk

Ketika berbelanja secara online, pengunjung tidak memiliki kesempatan untuk memperhatikan produk secara langsung. Mereka tidak dapat menyentuhnya, mengecek apakah ada komponen yang rusak, mempertimbangkan ukuran, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, Anda wajib menyediakan informasi sedetail mungkin mengenai produk yang dijual pada website Anda. Misalnya, Anda bisa memasang fitur zoom dan memberikan detail ukuran pada bagian deskripsi produk

Lagi pula, riset yang dilakukan oleh Econsultancy menunjukkan bahwa lebih dari 60% responden menyertakan informasi produk secara detail sebagai salah satu penentu pengambilan keputusan pembelian. Umumnya, ketika memperhatikan deskripsi produk, pelanggan akan mencari tiga kriteria, yakni seberapa informatif deskripsi yang diberikan, apakah hal tersebut mampu menimbulkan kepercayaan, dan apakah deskripsi yang ada mampu meyakinkan mereka bahwa produk tersebut memang cocok untuk mereka.

Frequently Asked Questions

Bagian Frequently Asked Questions (FAQ) memungkinkan pengunjung website untuk menanggulangi berbagai masalah yang kemungkinan akan muncul sekaligus menjawab pertanyaan yang mereka punya tentang bisnis Anda. Dilansir dari Userlike.com, riset yang dilakukan oleh Econsultancy menunjukkan bahwa sebanyak 51% responden lebih memilih untuk menemukan jawaban permasalahan mereka secara sendiri.

Mengusung cara kerja yang sama, Anda juga perlu mencantumkan peraturan yang jelas mengenai pengembalian barang dan pengembalian uang (refund). Hal ini dapat meyakinkan pengunjung website bahwa Anda akan membantu mereka apabila ada masalah yang terjadi atau jika mereka merasa tidak puas dengan produk yang diterima.

Jangan Lupa Terus Aktif di Media Sosial

Meningkatkan website credibility tidak hanya fokus pada website itu sendiri. Ada hal lain di luar website yang turut berpengaruh pada kredibilitasnya, yakni media sosial. Platform satu ini kerap digunakan untuk melakukan interaksi, maka tidak heran jika orang-orang menggunakan media sosial untuk menghubungi Anda. Itulah mengapa jika Anda tidak aktif di media sosial, banyak pelanggan yang akan kecewa karena platform inilah yang mereka pilih untuk berinteraksi dengan Anda.

Meski begitu, tidak semua platform media sosial harus Anda jelajahi. Pilih saja platform media sosial yang Anda kuasai dan bisa Anda kelola. Jangan pernah berpura-pura aktif di media sosial lalu tidak merespon setiap interaksi yang muncul.

Salah satu contoh perusahaan yang cukup sukses menerapkan strategi ini adalah World Bank. Seperti yang Anda tahu, World Bank merupakan sumber finansial penting bagi negara-negara berkembang di seluruh dunia. Melalui website-nya, mereka meminta Anda untuk terhubung dengan mereka melalui berbagai platform media sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan Tumblr. Selain itu, mereka juga mencantumkan update video YouTube terakhir pada website mereka.

 

Kini giliran Anda untuk meningkatkan website credibility. Berbagai penjelasan di atas membuktikan bahwa kredibilitas memengaruhi ketertarikan seseorang terhadap website dan bisnis Anda. Begitu mereka mengakui adanya kredibilitas pada website Anda, kemungkinan besar bagi mereka untuk terus menggunakannya. Untuk itu, ada berbagai elemen penting yang butuh diperhatikan.

Di sisi lain, Anda juga tidak boleh melakukannya secara berlebihan. Hal tersebut hanya akan membuat pengunjung website merasa curiga. Bayangkan Anda baru saja merekrut seorang office boy baru. Ketika pertama kali memasuki ruang kerja Anda, office boy tersebut berkata, “Tenang saja, saya tidak akan mencuri apapun.” Perkataan tersebut tentu akan membuat Anda berpikir apakah ia memang akan mencuri sesuatu. Padahal, sebelumnya Anda tidak memiliki pikiran apapun terhadap sang office boy. Justru dirinya sendiri yang membuat Anda berpikir yang tidak-tidak.

Begitu juga halnya dengan website Anda. Memasukkan terlalu banyak elemen akan menimbulkan pertanyaan-pertanyaan curiga yang mungkin sebelumnya justru tidak ada. Lalu, berapa banyak elemen yang harus dipasang pada website demi meningkatkan kredibilitas? Dikutip dari Conversionxl.com, Fogg mengatakan bahwa Anda harus menemukan elemen-elemen apa saja yang dianggap menguntungkan oleh target audiens, lalu tonjolkan elemen-elemen tersebut.