Tips Menulis Subject E-mail Marketing yang Menarik

subject-line-easy-translation

Pernah berlangganan e-mail subscription? Pasti Anda akan mendapatkan subject e-mail setiap minggu atau bulan, bukan? Sebagai pemilik atau pelaku bisnis, Anda harus belajar untuk meniru atau bahkan menulis subject e-mail yang lebih baik. Sebenarnya, subject e-mail ini adalah hal yang paling sering dilupakan. Banyak orang lebih fokus kepada isi konten e-mail daripada membuat subject e-mail terlebih dahulu, padahal yang pertama kali dibaca adalah subject bukan isi e-mail. Ketika orang sudah membuka e-mail marketing Anda, itu berarti mereka sudah tertarik dengan isi e-mail Anda. Nah sekarang kami akan mencoba menuliskan beberapa tips menulis subject e-mail yang menarik.

Jangan Terlalu Panjang

Untuk membuat subject e-mail yang menarik, Anda harus menjaga agar subject e-mail Anda tersebut tidak terlalu panjang. Karena jika terlalu panjang dan terlalu ribet, maka orang tentu akan malas membacanya. Usahakan subject e-mail Anda ini tetap pendek dan bisa terbaca seluruhnya. Apakah Anda tahu bahwa menurut survei dari contactmonkey, sekitar 40% e-mail akan dibaca di perangkat mobile? Jadi ketika subject e-mail yang Anda berikan terlalu panjang, tentu tidak akan dibaca di perangkat mobile dan nantinya akan mark as read, delete atau bahkan di mark as spam.

Sebagai contoh, Anda lebih baik mengirim e-mail dengan subject “Order Anda telah diproses” dibandingkan dengan “Order #428793432897 Telah Diproses”.

Gunakan Nama Pengirim yang Familiar

Jangan sekali-sekali mengirimkan e-mail marketing dengan noreply@perusahaan.com karena itu akan membuat orang merasa tidak dihargai. Biarkan semuanya seperti alami, biarkan e-mail perusahaan Anda terdiri dari nama orang. Jadi ketika semua e-mail subscriber Anda mendapatkan e-mail dengan nama orang, mereka seakan diperhatikan. Dan yang penting adalah pelanggan e-mail Anda tidak malas untuk membalas email karena tidak mengira bahwa yang mengirim ini adalah robot.

Lebih Personal

Ada dua tipe subject e-mail yang biasa digunakan di beberapa perusahaan, pertama yang menggunakan nama personal dan nama perusahaan. Keduanya tidak salah, jika perusahaan Anda sudah mempunyai nama, tentu tidak ada salahnya untuk memasang nama perusahaan. Tetapi jangan sekali-sekali untuk memasang nama perusahaan ketika perusahaan Anda belum banyak dikenal. Usahakan memakai nama personal dan untuk nama perusahaan Anda bisa gunakan di bagian subject.

Jangan Berbohong

Jangan pernah membuat janji palsu di dalam subject maupun e-mail. Jika Anda tidak mempunyai konten yang menarik, Anda bisa memasarkan produk atau jasa Anda yang lama untuk sekedar mengingatkan kembali. Karena jika Anda menuliskan sesuatu di dalam e-mail yang tidak sesuai dengan kenyataan, bisnis Anda akan kehilangan kepercayaan.

 

Jadi, berhati-hatilah dalam mengirimkan e-mail. Jika Anda ragu dalam menentukan subject e-mail yang menarik, Anda bisa berkonsultasi dengan beberapa orang untuk meminta saran. Jangan lupa memastikan bahwa website Anda sudah cukup responsif ketika dikunjungi oleh pelanggan Anda yang meng-klik-nya dari e-mail. Anda bisa menggunakan jasa StoreMantap untuk membuat website berkualitas baik.

Leave a Reply